26.2 C
Jakarta
Wednesday, January 7, 2026

Wabup Lamandau Hadiri HAB Kemenag ke-80, Tekankan Kerukunan Jadi Kunci Pembangunan Daerah

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menghadiri Upacara Bendera dan Ramah Tamah Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 yang digelar di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Lamandau, Sabtu (3/1/2026). Dalam momentum tersebut, Wabup menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Peringatan HAB Kemenag ke-80 ini menjadi refleksi perjalanan panjang pengabdian Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama, memperkuat persatuan, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Lamandau. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Abdul Hamid menyampaikan ucapan selamat atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lamandau kepada seluruh jajaran Kementerian Agama. Ia menyebut usia 80 tahun sebagai bukti dedikasi panjang Kemenag bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga :  Pengamanan Pilkada di Lamandau Diharapkan Berjalan Lancar

“Momentum ini menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan pengabdian Kementerian Agama dalam menjaga kehidupan beragama yang rukun, membina umat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Abdul Hamid.

Mengacu pada tema HAB ke-80, Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju, Wabup menilai pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Menurutnya, kerukunan umat beragama bukan sekadar jargon, tetapi pilar utama yang menopang stabilitas dan pembangunan.

“Kerukunan umat beragama bukan hanya fondasi kehidupan sosial, tetapi juga menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan Kementerian Agama merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi yang terbangun selama ini, mulai dari pendidikan keagamaan hingga penguatan moderasi beragama, dinilai telah memberi dampak nyata bagi kondusivitas Lamandau.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Dinkes Lamandau Evaluasi dan Sinkronisasi Program Penyakit Tidak Menular

“Sinergi yang terjalin selama ini berkontribusi besar dalam menciptakan masyarakat Lamandau yang damai, harmonis, dan religius,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Abdul Hamid mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak semata diukur dari pembangunan fisik. Pembangunan sumber daya manusia dengan karakter, akhlak, dan nilai kebangsaan yang kuat juga menjadi penentu masa depan Lamandau.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter dan integritas moral masyarakat,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menghadiri Upacara Bendera dan Ramah Tamah Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-80 yang digelar di Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Lamandau, Sabtu (3/1/2026). Dalam momentum tersebut, Wabup menegaskan pentingnya peran Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Peringatan HAB Kemenag ke-80 ini menjadi refleksi perjalanan panjang pengabdian Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama, memperkuat persatuan, serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat Lamandau. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Abdul Hamid menyampaikan ucapan selamat atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Lamandau kepada seluruh jajaran Kementerian Agama. Ia menyebut usia 80 tahun sebagai bukti dedikasi panjang Kemenag bagi bangsa dan daerah.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pengamanan Pilkada di Lamandau Diharapkan Berjalan Lancar

“Momentum ini menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan pengabdian Kementerian Agama dalam menjaga kehidupan beragama yang rukun, membina umat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Abdul Hamid.

Mengacu pada tema HAB ke-80, Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju, Wabup menilai pesan tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Menurutnya, kerukunan umat beragama bukan sekadar jargon, tetapi pilar utama yang menopang stabilitas dan pembangunan.

“Kerukunan umat beragama bukan hanya fondasi kehidupan sosial, tetapi juga menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan Kementerian Agama merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi yang terbangun selama ini, mulai dari pendidikan keagamaan hingga penguatan moderasi beragama, dinilai telah memberi dampak nyata bagi kondusivitas Lamandau.

Baca Juga :  Dinkes Lamandau Evaluasi dan Sinkronisasi Program Penyakit Tidak Menular

“Sinergi yang terjalin selama ini berkontribusi besar dalam menciptakan masyarakat Lamandau yang damai, harmonis, dan religius,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Abdul Hamid mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak semata diukur dari pembangunan fisik. Pembangunan sumber daya manusia dengan karakter, akhlak, dan nilai kebangsaan yang kuat juga menjadi penentu masa depan Lamandau.

“Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter dan integritas moral masyarakat,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/