32 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Bupati Minta Semua Fokus Pada Prioritas yang Telah Ditetapkan

SAMPIT, PROKALTENG.CO-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengelar rapat koordinasi pengendalian dan evaluasi (Rakordalev) kegiatan pembangunan daerah triwulan pertama. Giat ini dilaksanakan di Aula Kantor Bapalitbagda, Jalan Jenderal Sudirman KM 6 Sampit, Senin (17/4).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor dan juga Wakil Bupati Irawati, Sekda Kotim Fajrurrahman dan sejumlah kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kotim. Bupati mengatakan, pada triwulan pertama Kabupaten Kotim masih di bawah target, tetapi walaupun target tidak tercapai nyatanya Kabupaten Kotim masih yang tertinggi dibanding daerah lainnya di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kita bersyukur karena berdasarkan rapat tim percepatan penyerapan anggaran Tepra Provinsi Kalimantan Tengah belum lama ini Kabupaten Kotim tercatat sebagai kabupaten dengan realisasi penyerapan tertinggi kabupaten atau kota se-Kalimantan Tengah untuk triwulan I tahun 2023 ini,” kata Bupati Halikinnor, Senin (17/4).

Baca Juga :  4 Desa di Kecamatan Tualan Hulu Kembali Dilanda Banjir

Menurutnya sesuai dengan penegasan dari pemerintah pusat, target belanja yang harus dicapai pada triwulan I adalah realisasi keuangan sebesar 20 persen dan realisasi fi sik di atas 20 persen. Dan berdasarkan data realisasi per 31 Maret 2023 dari total belanja APBD murni tahun anggaran 2023 sebesar Rp.2.091.135.900.669 tercatat capaian realisasi keuangan sebesar Rp 324.828.965.267 atau sebesar 15,55 persen, sedangkan realisasi fi sik sebesar 17,40 persen.

“Artinya capaian realisasi tersebut masih di bawah target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu sebesar 20 persen, dan ini menjadi catatan kita semua,” ujar

Halikin. Dirinya mengatakan rapat koordinasi ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan pembangunan pada triwulan I tahun 2023. Ini menjadi momen mengidentifikasi permasalahan yang menjadi hambatan dan menyusun rencana aksi untuk melakukan percepatan pencapaiannya.

Baca Juga :  Pahami dan Terapkan Prinsip Huma Betang

“Saya meminta laporan hasil pelaksanaan kegiatan pembangunan pada triwulan I ini menjadi bahan evaluasi kinerja terhadap masingmasing kepala SOPD untuk perbaikan pada pelaksanaan kegiatan triwulan II nanti,” ucap Halikin.

Bupati minta semua tetap fokus pada prioritas yang telah ditetapkan, yaitu penanggulangan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan, pengendalian infl asi dan peningkatan investasi daerah. (bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengelar rapat koordinasi pengendalian dan evaluasi (Rakordalev) kegiatan pembangunan daerah triwulan pertama. Giat ini dilaksanakan di Aula Kantor Bapalitbagda, Jalan Jenderal Sudirman KM 6 Sampit, Senin (17/4).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor dan juga Wakil Bupati Irawati, Sekda Kotim Fajrurrahman dan sejumlah kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah Kotim. Bupati mengatakan, pada triwulan pertama Kabupaten Kotim masih di bawah target, tetapi walaupun target tidak tercapai nyatanya Kabupaten Kotim masih yang tertinggi dibanding daerah lainnya di Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kita bersyukur karena berdasarkan rapat tim percepatan penyerapan anggaran Tepra Provinsi Kalimantan Tengah belum lama ini Kabupaten Kotim tercatat sebagai kabupaten dengan realisasi penyerapan tertinggi kabupaten atau kota se-Kalimantan Tengah untuk triwulan I tahun 2023 ini,” kata Bupati Halikinnor, Senin (17/4).

Baca Juga :  4 Desa di Kecamatan Tualan Hulu Kembali Dilanda Banjir

Menurutnya sesuai dengan penegasan dari pemerintah pusat, target belanja yang harus dicapai pada triwulan I adalah realisasi keuangan sebesar 20 persen dan realisasi fi sik di atas 20 persen. Dan berdasarkan data realisasi per 31 Maret 2023 dari total belanja APBD murni tahun anggaran 2023 sebesar Rp.2.091.135.900.669 tercatat capaian realisasi keuangan sebesar Rp 324.828.965.267 atau sebesar 15,55 persen, sedangkan realisasi fi sik sebesar 17,40 persen.

“Artinya capaian realisasi tersebut masih di bawah target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yaitu sebesar 20 persen, dan ini menjadi catatan kita semua,” ujar

Halikin. Dirinya mengatakan rapat koordinasi ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan pembangunan pada triwulan I tahun 2023. Ini menjadi momen mengidentifikasi permasalahan yang menjadi hambatan dan menyusun rencana aksi untuk melakukan percepatan pencapaiannya.

Baca Juga :  Pahami dan Terapkan Prinsip Huma Betang

“Saya meminta laporan hasil pelaksanaan kegiatan pembangunan pada triwulan I ini menjadi bahan evaluasi kinerja terhadap masingmasing kepala SOPD untuk perbaikan pada pelaksanaan kegiatan triwulan II nanti,” ucap Halikin.

Bupati minta semua tetap fokus pada prioritas yang telah ditetapkan, yaitu penanggulangan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan, pengendalian infl asi dan peningkatan investasi daerah. (bah/ans/kpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru