33.8 C
Jakarta
Wednesday, April 17, 2024

Bupati Minta di Pasar Ramadan Ada Pasar Penyeimbang

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawarinhin Timur (Kotim) pada saat bulan Ramadan 1.444 Hijriah nanti akan menggelar Pasar Ramadan. Namun di pasar Ramadan tersebut tidak hanya menjual kue atau takjil puasa saja, melainkan juga akan menjual sembako melalui pasar penyeimbang. Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam pengendalian infl asi.

“Saya minta pada pasar Ramadan nanti tidak hanya jual makanan dan kue untuk berbuka puasa, tetapi juga jual sembako, saya minta dinas perdagangan dan perindustrian untuk mempersiapakan pasar penyeimbang,” kata Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor, Rabu (15/3).

Dirinya mengatakan Pasar Ramadan sekaligus pasar penyeimbang itu dilakukan agar harga sembako yang dijual lebih terjangkau. Karena kalau terdapat komoditas yang harganya tinggi maka Pemerintah Kabupaten Kotim akan membiayai transportasinya, sehingga barang yang dijual di pasar tersebut dengan harga distributor.

Baca Juga :  Lolos Babak Kualifikasi, Optimistis Raih Juara di PON 2024

“Kami pemerintah kabupaten akan menyiapkan anggaran dari BTT sebesar Rp 5 Miliar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di daerah ini, selain itu juga warga yang berbelanja ke pasar Ramadan tidak hanya beli kue, tapi sekaligus beli sembako. Karena harganya sedikit miring dari di pasaran,” ujar Halikin.

Ia menyebutkan, komoditas yang dijual di pasar penyeimbang oleh pemerintah kabupaten melalui dinas perdagangan dan perindustrian seperti beras, telur ayam ras, gula, bawang merah, minyak goreng serta cabai. Komoditas itu juga yang biasanya memicu infl asi jelang ataupun saat Ramadan. Karena kebutuhan masyarakat meningkat sehingga harganya juga ikut melambung tinggi, sehingga terjadi infl asi.

Baca Juga :  Bupati Berjanji Tuntaskan Pembangunan Sirkuit

“Dengan adanya pasar penyeimbang yang digelar di pasar Ramadan nanti diharapkan dapat mengendalikan infl asi. Karena kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dapat terpenuhi,” ucap Halikin

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kotim Zulhaidir mengatakan pihaknya tidak hanya menyiapkan untuk Pasar Ramadan tapi juga pasar penyeimbang, dan untuk lokasi Pasar Ramadan tahun ini diungkapkan akan digelar di depan Pasar Eks Mentaya Sampit.

“Kami akan siapkan tenda untuk pasar penyeimbang dan akan mengajak beberapa distributor terutama Bulog untuk berjualan di pasar Ramadan, sehingga kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi selama bulan puasa,” tutupnya.(bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawarinhin Timur (Kotim) pada saat bulan Ramadan 1.444 Hijriah nanti akan menggelar Pasar Ramadan. Namun di pasar Ramadan tersebut tidak hanya menjual kue atau takjil puasa saja, melainkan juga akan menjual sembako melalui pasar penyeimbang. Hal ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam pengendalian infl asi.

“Saya minta pada pasar Ramadan nanti tidak hanya jual makanan dan kue untuk berbuka puasa, tetapi juga jual sembako, saya minta dinas perdagangan dan perindustrian untuk mempersiapakan pasar penyeimbang,” kata Bupati Kabupaten Kotim Halikinnor, Rabu (15/3).

Dirinya mengatakan Pasar Ramadan sekaligus pasar penyeimbang itu dilakukan agar harga sembako yang dijual lebih terjangkau. Karena kalau terdapat komoditas yang harganya tinggi maka Pemerintah Kabupaten Kotim akan membiayai transportasinya, sehingga barang yang dijual di pasar tersebut dengan harga distributor.

Baca Juga :  Lolos Babak Kualifikasi, Optimistis Raih Juara di PON 2024

“Kami pemerintah kabupaten akan menyiapkan anggaran dari BTT sebesar Rp 5 Miliar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di daerah ini, selain itu juga warga yang berbelanja ke pasar Ramadan tidak hanya beli kue, tapi sekaligus beli sembako. Karena harganya sedikit miring dari di pasaran,” ujar Halikin.

Ia menyebutkan, komoditas yang dijual di pasar penyeimbang oleh pemerintah kabupaten melalui dinas perdagangan dan perindustrian seperti beras, telur ayam ras, gula, bawang merah, minyak goreng serta cabai. Komoditas itu juga yang biasanya memicu infl asi jelang ataupun saat Ramadan. Karena kebutuhan masyarakat meningkat sehingga harganya juga ikut melambung tinggi, sehingga terjadi infl asi.

Baca Juga :  Bupati Berjanji Tuntaskan Pembangunan Sirkuit

“Dengan adanya pasar penyeimbang yang digelar di pasar Ramadan nanti diharapkan dapat mengendalikan infl asi. Karena kebutuhan masyarakat akan bahan pokok dapat terpenuhi,” ucap Halikin

Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kotim Zulhaidir mengatakan pihaknya tidak hanya menyiapkan untuk Pasar Ramadan tapi juga pasar penyeimbang, dan untuk lokasi Pasar Ramadan tahun ini diungkapkan akan digelar di depan Pasar Eks Mentaya Sampit.

“Kami akan siapkan tenda untuk pasar penyeimbang dan akan mengajak beberapa distributor terutama Bulog untuk berjualan di pasar Ramadan, sehingga kebutuhan pokok warga dapat terpenuhi selama bulan puasa,” tutupnya.(bah/ans/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru