25 C
Jakarta
Saturday, July 20, 2024
spot_img

Waspadai yang Berpotensi Menyebabkan Inflasi

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Berbagai upaya pengendalian harga pangan menjelang Ramadan  dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur terbukti cukup efektif menurunkan inflasi pangan.  Sekarang ini, laju inflasi pada bulan April 2023 yaitu sebesar 0,69 persen. Penurunan inflasi cukup besar dari tahun sebelum, dimana dibulan yang sama tahun lalu inflasi sekitar 5,11 persen.

“Inflasi harga pangan saat ini mampu diturunkan secara signifikan dari sebelumnya 5,11 persen tahun lalu, tahun ini sebesar 0,69 persen,” kata Kabag Ekonomi Setda Kotim, Bahalap, rapat koordinasi pengendalian inflasi, Senin (10/4).

Dia mengatakan, angka tersebut masih merupakan angka rata-rata di atas nasional. Terkendalinya inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur berkat gencarnya program yang diadakan oleh Pemerintah daerah dan Provinsi Kalteng.

Baca Juga :  Bupati Minta Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai Jangan Dimanipulasi

Adapun program yang telah dijalankan Pemkab Kotim dalam pengendalian inflasi yaitu ada pasar murah dari Dinas Ketahanan Pangan, kemudian dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) ada pasar penyeimbang, serta dari Pemprov ada pasar murah yang dilaksanakan di kecamatan dan kelurahan.

“Saat ini pasar murah masih akan dilaksanakan hingga bulan Mei mendatang. Selain itu, akan diadakan juga monitoring harga ke setiap pasar untuk berupaya mengendalikan inflasi,” jelas Bahalap.

Dia menambahkan, bahwa pasokan bahan pokok yang ada sekarang masih tergolong aman hingga lebaran. Dirinya menyampaikan, tim inflasi nasional mengatakan kepada setiap daerah untuk mewaspadai hal-hal yang menjadi penyebab inflasi. Sehingga bisa menjalankan upaya-upaya untuk mengatasinya dengan menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang ada.

Baca Juga :  Penerimaan PPPK Dibuka, Kamaruddin : Para Pelamar Harus Cermat

Sementara itu, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor menekankan agar mewaspadai yang berpotensi menyebabkan inflasi, serta bisa mencari upaya untuk menanggulanginya.

“Stabilitas harga menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. Ini harus tetap kita awasi agar terkendali,” tegas bupati. (sli)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Berbagai upaya pengendalian harga pangan menjelang Ramadan  dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur terbukti cukup efektif menurunkan inflasi pangan.  Sekarang ini, laju inflasi pada bulan April 2023 yaitu sebesar 0,69 persen. Penurunan inflasi cukup besar dari tahun sebelum, dimana dibulan yang sama tahun lalu inflasi sekitar 5,11 persen.

“Inflasi harga pangan saat ini mampu diturunkan secara signifikan dari sebelumnya 5,11 persen tahun lalu, tahun ini sebesar 0,69 persen,” kata Kabag Ekonomi Setda Kotim, Bahalap, rapat koordinasi pengendalian inflasi, Senin (10/4).

Dia mengatakan, angka tersebut masih merupakan angka rata-rata di atas nasional. Terkendalinya inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur berkat gencarnya program yang diadakan oleh Pemerintah daerah dan Provinsi Kalteng.

Baca Juga :  Bupati Minta Penilaian Sasaran Kinerja Pegawai Jangan Dimanipulasi

Adapun program yang telah dijalankan Pemkab Kotim dalam pengendalian inflasi yaitu ada pasar murah dari Dinas Ketahanan Pangan, kemudian dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) ada pasar penyeimbang, serta dari Pemprov ada pasar murah yang dilaksanakan di kecamatan dan kelurahan.

“Saat ini pasar murah masih akan dilaksanakan hingga bulan Mei mendatang. Selain itu, akan diadakan juga monitoring harga ke setiap pasar untuk berupaya mengendalikan inflasi,” jelas Bahalap.

Dia menambahkan, bahwa pasokan bahan pokok yang ada sekarang masih tergolong aman hingga lebaran. Dirinya menyampaikan, tim inflasi nasional mengatakan kepada setiap daerah untuk mewaspadai hal-hal yang menjadi penyebab inflasi. Sehingga bisa menjalankan upaya-upaya untuk mengatasinya dengan menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT) yang ada.

Baca Juga :  Penerimaan PPPK Dibuka, Kamaruddin : Para Pelamar Harus Cermat

Sementara itu, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor menekankan agar mewaspadai yang berpotensi menyebabkan inflasi, serta bisa mencari upaya untuk menanggulanginya.

“Stabilitas harga menjadi kunci penting dalam menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. Ini harus tetap kita awasi agar terkendali,” tegas bupati. (sli)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru