31.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Bupati Tindak Lanjuti Wacana Marger Universitas

Kualitas SDM Menentukan Maju atau Tidaknya Daerah di Masa Depan

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Munculnya wacana marger seluruh universitas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beberapa waktu lalu, langsung ditindak lanjuti Pemkab Kotim. Usai wacana itu mencuat, Bupati Kotim Halikinnor akan langsung mendiskusikan hal tersebut bersama beberapa perguruan tinggi yang ada di Kotim.

“Kita akan mengundang universitas dan perguruan tinggi di Kotim. Kita akan berdialog dan meminta tanggapan mereka terkait marger ini,”ujarnya, Rabu (10/1).

Halikin sendiri telah diminta oleh Gubernur Kalteng untuk menyiapkan lahan setidaknya 100 hektare untuk membangun universitas tersebut. Lahan itu akan mencakup sport center dan bangunan lain. Sehingga terpusat pada satu titik. Kendati demikian, jumlah lahan yang luas berkemungkinan besar berada di luar kota. Sehingga diperlukan diskusi lebih lanjut untuk menindak lanjuti masalah tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Kerjasama dengan Kejari Kotim untuk Pembinaan dan Pengawasan Desa

“Kalau lahan yang diperlukan seluas itu, maka cukup sulit mencati di dalam kota. Jadi kemungkinan ada di luar kota. Mudah-mudahan 2025 sudah ada lahannya,”ungkapnya.

Ia menambahkan dana yang akan digunakan untuk melakukan hal tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kotim. Kabarnya Gubernur Kalteng akan menganggarkan dana sebesar 100 miliar untuk melakukan marger universitas tersebut.

“Kemaren bapak gubernur rencananya akan menganggarkan Rp100 miliar untuk marger ini. Mudah-mudahan bisa terealisasi. Jadi anak-anak kita (Kotim, red) bisa mudah berkuliah,”sebutnya.

Ia berharap dengan adanya marger universitas tersebut dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah. Mengingat, kualitas SDM akan menentukan maju atau tidaknya daerah di masa depan.

Baca Juga :  Bupati Imbau Orang Tua Periksakan Balitanya ke Posyandu

“Kalau sudah terealisasi anak-anak kita bisa berkuliah dengan mudah. SDM kita meningkat, dan daerah kita akan lebih maju lagi,”pungkasnya.(sli/kpg/ind)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Munculnya wacana marger seluruh universitas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beberapa waktu lalu, langsung ditindak lanjuti Pemkab Kotim. Usai wacana itu mencuat, Bupati Kotim Halikinnor akan langsung mendiskusikan hal tersebut bersama beberapa perguruan tinggi yang ada di Kotim.

“Kita akan mengundang universitas dan perguruan tinggi di Kotim. Kita akan berdialog dan meminta tanggapan mereka terkait marger ini,”ujarnya, Rabu (10/1).

Halikin sendiri telah diminta oleh Gubernur Kalteng untuk menyiapkan lahan setidaknya 100 hektare untuk membangun universitas tersebut. Lahan itu akan mencakup sport center dan bangunan lain. Sehingga terpusat pada satu titik. Kendati demikian, jumlah lahan yang luas berkemungkinan besar berada di luar kota. Sehingga diperlukan diskusi lebih lanjut untuk menindak lanjuti masalah tersebut.

Baca Juga :  Pemkab Kerjasama dengan Kejari Kotim untuk Pembinaan dan Pengawasan Desa

“Kalau lahan yang diperlukan seluas itu, maka cukup sulit mencati di dalam kota. Jadi kemungkinan ada di luar kota. Mudah-mudahan 2025 sudah ada lahannya,”ungkapnya.

Ia menambahkan dana yang akan digunakan untuk melakukan hal tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng dan Kabupaten Kotim. Kabarnya Gubernur Kalteng akan menganggarkan dana sebesar 100 miliar untuk melakukan marger universitas tersebut.

“Kemaren bapak gubernur rencananya akan menganggarkan Rp100 miliar untuk marger ini. Mudah-mudahan bisa terealisasi. Jadi anak-anak kita (Kotim, red) bisa mudah berkuliah,”sebutnya.

Ia berharap dengan adanya marger universitas tersebut dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah. Mengingat, kualitas SDM akan menentukan maju atau tidaknya daerah di masa depan.

Baca Juga :  Bupati Imbau Orang Tua Periksakan Balitanya ke Posyandu

“Kalau sudah terealisasi anak-anak kita bisa berkuliah dengan mudah. SDM kita meningkat, dan daerah kita akan lebih maju lagi,”pungkasnya.(sli/kpg/ind)

Terpopuler

Artikel Terbaru