SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), H. Halikinnor. Melakukan pengecekan langsung kesiapan terhadap Posko Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan yang berada di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Sabtu (8/8).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan personel, peralatan, sarana pendukung hingga operasional posko siap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat di tengah kondisi cuaca kering.
Halikinnor juga memberikan arahan kepada jajaran terkait agar meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi selama masa tanggap darurat.
“Yang paling penting sekarang adalah kesiapsiagaan. Semua unsur harus bergerak cepat dan terkoordinasi ketika ada laporan kebakaran. Jangan sampai api sudah meluas baru kita bertindak,” tegas Halikinnor.
Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan pemadaman, tetapi harus dibarengi dengan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut penting untuk menekan munculnya titik api baru.
Ia meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Kita minta masyarakat ikut menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena risikonya sangat besar, apalagi saat kondisi kering seperti sekarang,” ujarnya.
Halikinnor menegaskan, pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait akan terus memperkuat kesiapsiagaan agar karhutla dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
“Selain karhutla, kesiapan menghadapi dampak kekeringan juga menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau,” tutupnya.(bah/kpg)


