SAMPIT, PROKALTENG.CO – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor. Turun langsung meninjau kondisi Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono, Selasa (7/7). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kerusakan sudah dilakukan agar akses transportasi masyarakat tidak terganggu lebih lama.
Dalam peninjauan itu, Halikinnor didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dhinar Tistama, beserta jajaran teknis terkait.
Jembatan yang mengalami kerusakan tersebut merupakan salah satu akses strategis di Kota Sampit. Selain menjadi jalur mobilitas warga, keberadaannya juga berperan penting dalam mendukung kelancaran distribusi barang serta aktivitas perekonomian masyarakat.
Halikinnor menegaskan, perbaikan jembatan harus menjadi prioritas sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan akses tersebut dengan aman dan nyaman.
“Jembatan ini merupakan fasilitas vital bagi masyarakat. Saya meminta seluruh instansi terkait bergerak cepat agar proses perbaikan segera dilaksanakan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, sehingga akses transportasi bisa kembali normal secepatnya,” tegas Halikinnor.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait, memperkuat koordinasi agar setiap tahapan penanganan berjalan sesuai rencana, mulai dari proses teknis hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Menurut Halikinnor, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur sebagai bagian dari pelayanan publik. Karena itu, setiap kerusakan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat harus segera ditindaklanjuti.
“Kami tidak ingin kerusakan ini berlarut-larut. Pemerintah daerah akan terus mengawal proses perbaikannya agar masyarakat kembali mendapatkan akses yang aman, nyaman, dan aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pemkab Kotim memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap progres penanganan Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono. Hingga pekerjaan selesai, sehingga infrastruktur tersebut dapat kembali berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.(bah/kpg)


