28.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Bupati Sempat Kurang Yakin, dengan Metode CRTBR Lebih Cepat

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor meninjau langsung proses perbaikan Jalan HM Arsyad yang merupakan jalan di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Perbaikan jalan tersebut diperkirakan akan memakan waktu yang cukup singkat dengan panjang jalan 2,4 kilometer mulai dari bundaran KB hingga perempatan lampu merah jalan pelita.

“Saya hari ini meninjau kegiatan yang sudah dilakukan pada tahun ini. Ini sudah akhir tahun baru dikerjakan, Saya sempat kurang yakin waktunya akan cukup singkat tidak sampai dua bulan dan harus selesai sebelum akhir tahun nanti,” kata Halikinnor saat meninjau perbaikan jalan tersebut, Senin (31/10).

Menurutnya, Perbaikan jalan HM Arsyad itu dengan menggunakan metode baru yaitu daur ulang aspal atau CRTBR (Cement Treated Recycling Base) yang tidak memakan waktu lama. Sehingga diperkirakan akhir Desember perbaikan selesai dan jalan dapat dilintasi oleh masyarakat.

Baca Juga :  Pustu di Kotim Masih Banyak Kekurangan Nakes

“Setelah mendapat penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kabupaten Kotim, ternyata perbaikan jalan tersebut menggunakan model baru dimana bahan aspal yang ada di daur ulang untuk lebih padat. Dengan sistem ini jadi pengerjaan cepat. Saya melihat kalau cepat, sebulan setengah sudah selesai,” ujar Halikinnor.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPRKP Kabupaten Kotim Mentana menjelaskan, metode daur ulang memakai lapisan aspal yang ada lalu dikupas, kemudian recycle dan hancurkan. Setelah itu aspal yang dihancurkan ditambah dengan material baru dan semen yang menggunakan alat khusus. Baru dipadatkan dan dilapis.

“Kalau dibanding metode-metode yang biasanya dikerjakan perbandingannya ini lebih efektif, efisin dan tidak memakan waktu yang terlalu lama, Perbaikan dengan model ini tidak lagi meninggikan jalan karena lokasinya juga sudah cukup tinggi,” terang Mentana.

Baca Juga :  Bupati Ingin UMKM di Kotim Naik Kelas

Dirinya mengatakan bahwa bahan material yang ada sebelumnya bisa dimanfaatkan. Sehingga jalan nantinya akan lebih kuat. Dan waktu proses perbaikannya tidak terlalu lama.

“Tentunya jalan tersebut lebih kuat, waktunya relatif singkat dan efisien. kami menargetkan jalan tersebut sudah selesai sebelum akhir tahun ini,” ujarnya.(bah).

 

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H.Halikinnor meninjau langsung proses perbaikan Jalan HM Arsyad yang merupakan jalan di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Perbaikan jalan tersebut diperkirakan akan memakan waktu yang cukup singkat dengan panjang jalan 2,4 kilometer mulai dari bundaran KB hingga perempatan lampu merah jalan pelita.

“Saya hari ini meninjau kegiatan yang sudah dilakukan pada tahun ini. Ini sudah akhir tahun baru dikerjakan, Saya sempat kurang yakin waktunya akan cukup singkat tidak sampai dua bulan dan harus selesai sebelum akhir tahun nanti,” kata Halikinnor saat meninjau perbaikan jalan tersebut, Senin (31/10).

Menurutnya, Perbaikan jalan HM Arsyad itu dengan menggunakan metode baru yaitu daur ulang aspal atau CRTBR (Cement Treated Recycling Base) yang tidak memakan waktu lama. Sehingga diperkirakan akhir Desember perbaikan selesai dan jalan dapat dilintasi oleh masyarakat.

Baca Juga :  Pustu di Kotim Masih Banyak Kekurangan Nakes

“Setelah mendapat penjelasan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPRKP) Kabupaten Kotim, ternyata perbaikan jalan tersebut menggunakan model baru dimana bahan aspal yang ada di daur ulang untuk lebih padat. Dengan sistem ini jadi pengerjaan cepat. Saya melihat kalau cepat, sebulan setengah sudah selesai,” ujar Halikinnor.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPRKP Kabupaten Kotim Mentana menjelaskan, metode daur ulang memakai lapisan aspal yang ada lalu dikupas, kemudian recycle dan hancurkan. Setelah itu aspal yang dihancurkan ditambah dengan material baru dan semen yang menggunakan alat khusus. Baru dipadatkan dan dilapis.

“Kalau dibanding metode-metode yang biasanya dikerjakan perbandingannya ini lebih efektif, efisin dan tidak memakan waktu yang terlalu lama, Perbaikan dengan model ini tidak lagi meninggikan jalan karena lokasinya juga sudah cukup tinggi,” terang Mentana.

Baca Juga :  Bupati Ingin UMKM di Kotim Naik Kelas

Dirinya mengatakan bahwa bahan material yang ada sebelumnya bisa dimanfaatkan. Sehingga jalan nantinya akan lebih kuat. Dan waktu proses perbaikannya tidak terlalu lama.

“Tentunya jalan tersebut lebih kuat, waktunya relatif singkat dan efisien. kami menargetkan jalan tersebut sudah selesai sebelum akhir tahun ini,” ujarnya.(bah).

 

Terpopuler

Artikel Terbaru