25.9 C
Jakarta
Sunday, April 13, 2025

BPBD Kobar Bekali Masyarakat Teknik Evakuasi dan Pertolongan Pertama Kurangi Dampak Bencana

Peserta pelatihan BPBD Kumpai Batu Bawah melakukan simulasi evakuasi untuk kesiapsiagaan banjir dan karhutla.

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.COโ€“ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Menyelenggarakan pelatihan intensif pencegahan dan mitigasi bencana mulai 31 Oktober hingga 1 November 2024, di Aula Kantor Desa Kumpai Batu Bawah

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Termasuk perangkat desa, relawan, dan warga setempat. Tujuannya. Untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan penting dalam mengelola risiko bencana.

Dengan berfokus pada bencana banjir dan kebakaran hutan serta lahan โ€“ dua ancaman yang nyata bagi wilayah ini โ€“ BPBD Kobar bersama para narasumber ahli dari Basarnas dan PMI menyajikan materi yang langsung diterapkan dalam simulasi evakuasi dan teknik pertolongan pertama. Tujuannya jelas, membuat warga lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.

Baca Juga :  Kendaraan Operasional Sedot Tinja untuk Meningkatkan Program Instalasi Pengelolaan Limbah

Kepala BPBD Kobar. Melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pahrul Laji. Menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, โ€œPemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui BPBD mengharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam penanggulangan bencana di wilayah mereka. Dengan sinergi, kekompakan, dan kerjasama yang kuat, masyarakat desa dapat meningkatkan kapasitas mereka, baik sebagai individu maupun kelompok,โ€ ujar Pahrul, Kamis (31/10).

Dengan antusias, warga setempat mengikuti instruksi dari para instruktur BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan kebakaran hutan serta lahan.

Kegiatan ini sengaja dirancang dengan sesi-sesi praktis seperti simulasi evakuasi dan diskusi kelompok, agar peserta dapat menghayati dan mempraktikkan langkah-langkah yang harus diambil dalam kondisi darurat. Para peserta juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli, menggali pemahaman mendalam tentang strategi mitigasi yang bisa diterapkan di desa mereka.

Baca Juga :  IMBAUAN! Pj Bupati : Mari Kita Jaga Kobar Tetap Aman dan Terkendali

Desa Kumpai Batu Bawah, sebagai daerah rawan bencana, menjadi tempat pelatihan yang strategis agar masyarakat di wilayah ini dapat lebih siap menghadapi ancaman. BPBD Kotawaringin Barat berharap pelatihan ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan, tetapi juga mendorong terbentuknya kelompok relawan tanggap bencana yang sigap membantu warga saat bencana terjadi.

โ€œDengan terbentuknya kelompok relawan dan kesiapsiagaan yang lebih tinggi, dampak bencana bisa diminimalkan. BPBD akan terus melaksanakan pelatihan seperti ini secara berkala sebagai upaya melindungi dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana,โ€ tambah Pahrul Laji.(mmckobar/ind)

Peserta pelatihan BPBD Kumpai Batu Bawah melakukan simulasi evakuasi untuk kesiapsiagaan banjir dan karhutla.

PANGKALAN BUN, PROKALTENG.COโ€“ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Menyelenggarakan pelatihan intensif pencegahan dan mitigasi bencana mulai 31 Oktober hingga 1 November 2024, di Aula Kantor Desa Kumpai Batu Bawah

Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. Termasuk perangkat desa, relawan, dan warga setempat. Tujuannya. Untuk membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan penting dalam mengelola risiko bencana.

Dengan berfokus pada bencana banjir dan kebakaran hutan serta lahan โ€“ dua ancaman yang nyata bagi wilayah ini โ€“ BPBD Kobar bersama para narasumber ahli dari Basarnas dan PMI menyajikan materi yang langsung diterapkan dalam simulasi evakuasi dan teknik pertolongan pertama. Tujuannya jelas, membuat warga lebih siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat.

Baca Juga :  Kendaraan Operasional Sedot Tinja untuk Meningkatkan Program Instalasi Pengelolaan Limbah

Kepala BPBD Kobar. Melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pahrul Laji. Menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat, โ€œPemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui BPBD mengharapkan masyarakat dapat berperan aktif dalam penanggulangan bencana di wilayah mereka. Dengan sinergi, kekompakan, dan kerjasama yang kuat, masyarakat desa dapat meningkatkan kapasitas mereka, baik sebagai individu maupun kelompok,โ€ ujar Pahrul, Kamis (31/10).

Dengan antusias, warga setempat mengikuti instruksi dari para instruktur BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir dan kebakaran hutan serta lahan.

Kegiatan ini sengaja dirancang dengan sesi-sesi praktis seperti simulasi evakuasi dan diskusi kelompok, agar peserta dapat menghayati dan mempraktikkan langkah-langkah yang harus diambil dalam kondisi darurat. Para peserta juga berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli, menggali pemahaman mendalam tentang strategi mitigasi yang bisa diterapkan di desa mereka.

Baca Juga :  IMBAUAN! Pj Bupati : Mari Kita Jaga Kobar Tetap Aman dan Terkendali

Desa Kumpai Batu Bawah, sebagai daerah rawan bencana, menjadi tempat pelatihan yang strategis agar masyarakat di wilayah ini dapat lebih siap menghadapi ancaman. BPBD Kotawaringin Barat berharap pelatihan ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan, tetapi juga mendorong terbentuknya kelompok relawan tanggap bencana yang sigap membantu warga saat bencana terjadi.

โ€œDengan terbentuknya kelompok relawan dan kesiapsiagaan yang lebih tinggi, dampak bencana bisa diminimalkan. BPBD akan terus melaksanakan pelatihan seperti ini secara berkala sebagai upaya melindungi dan meningkatkan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana,โ€ tambah Pahrul Laji.(mmckobar/ind)

Terpopuler

Artikel Terbaru