PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Menyalurkan bantuan material berupa geobag kepada Desa Teluk Bogam dan Desa Keraya, Kecamatan Kumai, di kantor desa sekaligus di titik lokasi terdampak bencana, Jumat (10/4) dimulai pukul 08.00 WIB.
Penyaluran ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD tahun 2026. Serta tindak lanjut atas permohonan bantuan dari kedua desa.
Sebanyak 300 geobag disalurkan dalam kegiatan ini. Masing-masing 200 buah untuk Desa Teluk Bogam dan 100 buah untuk Desa Keraya. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai penanganan darurat untuk mengurangi dampak bencana yang terjadi di wilayah tersebut.
Sebelum didistribusikan, material geobag berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Palangka Raya.
Pengambilan material dilakukan dari gudang di Kuala Kapuas, dan kemudian didistribusikan menuju Pangkalan Bun hingga tiba di lokasi pada Kamis (9/4). Selanjutnya dilakukan serah terima kepada kepala desa dan perangkat desa setempat.
BPBD mengimbau pemerintah desa, untuk segera mengerahkan gotong royong masyarakat guna memasang geobag di titik-titik terdampak, khususnya di sekitar rumah warga dan area rawan. Selain itu, BPBD juga akan melakukan monitoring untuk memastikan bantuan tersebut terpasang dan berfungsi dengan baik.
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya dalam penanganan bencana ini.
“Penggunaan geobag merupakan langkah penanganan jangka pendek, sementara pemerintah daerah tetap berupaya menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk BNPB, dalam upaya penanganan bencana yang lebih komprehensif,” ujarnya.(mmc/ind)
PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Menyalurkan bantuan material berupa geobag kepada Desa Teluk Bogam dan Desa Keraya, Kecamatan Kumai, di kantor desa sekaligus di titik lokasi terdampak bencana, Jumat (10/4) dimulai pukul 08.00 WIB.
Penyaluran ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD tahun 2026. Serta tindak lanjut atas permohonan bantuan dari kedua desa.
Sebanyak 300 geobag disalurkan dalam kegiatan ini. Masing-masing 200 buah untuk Desa Teluk Bogam dan 100 buah untuk Desa Keraya. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai penanganan darurat untuk mengurangi dampak bencana yang terjadi di wilayah tersebut.
Sebelum didistribusikan, material geobag berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Kalimantan II Palangka Raya.
Pengambilan material dilakukan dari gudang di Kuala Kapuas, dan kemudian didistribusikan menuju Pangkalan Bun hingga tiba di lokasi pada Kamis (9/4). Selanjutnya dilakukan serah terima kepada kepala desa dan perangkat desa setempat.
BPBD mengimbau pemerintah desa, untuk segera mengerahkan gotong royong masyarakat guna memasang geobag di titik-titik terdampak, khususnya di sekitar rumah warga dan area rawan. Selain itu, BPBD juga akan melakukan monitoring untuk memastikan bantuan tersebut terpasang dan berfungsi dengan baik.
Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya dalam penanganan bencana ini.
“Penggunaan geobag merupakan langkah penanganan jangka pendek, sementara pemerintah daerah tetap berupaya menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk BNPB, dalam upaya penanganan bencana yang lebih komprehensif,” ujarnya.(mmc/ind)