25.4 C
Jakarta
Saturday, April 13, 2024

Bupati : Pergunakan Medsos dengan Bijak

KASONGAN, PROKALTENG.CO– Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan menjelang Pemilu tahun 2024, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan diingatkan agar mempergunakan Media Sosial (Medsos) dengan bijak.

“Ini saya sampaikan karena ada seorang guru yang membuat postingan di Medsos mengarah ke SARA,” kata Bupati Katingan Sakariyas ketika menghadiri sebuah kegiatan, Rabu (3/5).

Ditegaskan bupati, dalam menggunakan Medsos sudah ada aturannya. Tidak boleh membuat postingan yang seenaknya. Sehingga bisa berdampak kepada proses hukum. “Tolong hati-hati. Jangan kita sebagai ASN ini ikut-ikutan melakukan sesuatu yang macam-macam. Kita sebagai aparatur pemerintah harus memberikan contoh yang baik. Apalagi sebagai seorang guru atau tenaga pendidik,” ujar bupati.

Baca Juga :  Tegas! Jangan Berikan Ruang Oknum yang Berikan Aliran Sesat di Katingan

ASN, lanjutnya harus ikut menjaga kedamaian menjelang Pemilu tahun 2024. Bukan sebaliknya yang dapat memicu gejolak di tengah masyarakat. Katingan, tegas Sakariyas ini sudah aman dan kondusif.

“Jangan kita malah membuat sesuatu yang aneh-aneh di Medsos. Jika sampai ada terjadi lagi, maka resikonya tentu ditanggung sendiri. Sekali lagi tolong agar kita bisa bersamasama menjaga daerah kita dalam menghadapi tahun politik. Berbeda pilihan itu pasti. Tapi jangan kita membuat sesuatu yang macam-macam,” pungkasnya. (eri/art/kpg)

KASONGAN, PROKALTENG.CO– Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan menjelang Pemilu tahun 2024, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan diingatkan agar mempergunakan Media Sosial (Medsos) dengan bijak.

“Ini saya sampaikan karena ada seorang guru yang membuat postingan di Medsos mengarah ke SARA,” kata Bupati Katingan Sakariyas ketika menghadiri sebuah kegiatan, Rabu (3/5).

Ditegaskan bupati, dalam menggunakan Medsos sudah ada aturannya. Tidak boleh membuat postingan yang seenaknya. Sehingga bisa berdampak kepada proses hukum. “Tolong hati-hati. Jangan kita sebagai ASN ini ikut-ikutan melakukan sesuatu yang macam-macam. Kita sebagai aparatur pemerintah harus memberikan contoh yang baik. Apalagi sebagai seorang guru atau tenaga pendidik,” ujar bupati.

Baca Juga :  Tegas! Jangan Berikan Ruang Oknum yang Berikan Aliran Sesat di Katingan

ASN, lanjutnya harus ikut menjaga kedamaian menjelang Pemilu tahun 2024. Bukan sebaliknya yang dapat memicu gejolak di tengah masyarakat. Katingan, tegas Sakariyas ini sudah aman dan kondusif.

“Jangan kita malah membuat sesuatu yang aneh-aneh di Medsos. Jika sampai ada terjadi lagi, maka resikonya tentu ditanggung sendiri. Sekali lagi tolong agar kita bisa bersamasama menjaga daerah kita dalam menghadapi tahun politik. Berbeda pilihan itu pasti. Tapi jangan kita membuat sesuatu yang macam-macam,” pungkasnya. (eri/art/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru