Lahan Gambut 0,28 Hektar di Palangkaraya Terbakar

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Kebakaran hutan dan lahan (karthutla) mulai melanda di Kota Palangka Raya saat ini. Terbukti, Kamis (4/5/2023) kemarin, lahan kosong seluas 0,28 hektar di Jalan Matal, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau dilalap api.

“Kami menerima laporan dari tim Patroli Manggala Agni pada pukul 16.22 WIB, telah terjadi karthutla di wilayah tersebut. Namun api berhasil dipadamkan pada pukul 17.40 WIB,”ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Kamis (4/5/2023).

Emi mengatakan, pihak yang bertugas berhasil memadamkan api dengan dibantu relawan BPK Seth Adji, BPK Berhat Usaha, Manggala Agni, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah.

Sedikitnya ada dua buah mobil rescue, delapan buah selang 1,5 roll dan sarpas lainnya diturunkan untuk menjinakkan kobaran api tersebut.

Baca Juga :  Waspadai Potensi Gempa di Kalteng, BMKG Pasang Alat Deteksi

“Upaya yang dilakukan di lapangan yakni pemadaman api dan pembasahan lahan yang terbakar. Sedangkan untuk penyebabnya masih diselidiki dan ditangani oleh pihak kepolisian,”bebernya. (rin/hnd)






Reporter: Marini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Kebakaran hutan dan lahan (karthutla) mulai melanda di Kota Palangka Raya saat ini. Terbukti, Kamis (4/5/2023) kemarin, lahan kosong seluas 0,28 hektar di Jalan Matal, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau dilalap api.

“Kami menerima laporan dari tim Patroli Manggala Agni pada pukul 16.22 WIB, telah terjadi karthutla di wilayah tersebut. Namun api berhasil dipadamkan pada pukul 17.40 WIB,”ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Kamis (4/5/2023).

Emi mengatakan, pihak yang bertugas berhasil memadamkan api dengan dibantu relawan BPK Seth Adji, BPK Berhat Usaha, Manggala Agni, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah.

Electronic money exchangers listing

Sedikitnya ada dua buah mobil rescue, delapan buah selang 1,5 roll dan sarpas lainnya diturunkan untuk menjinakkan kobaran api tersebut.

Baca Juga :  Waspadai Potensi Gempa di Kalteng, BMKG Pasang Alat Deteksi

“Upaya yang dilakukan di lapangan yakni pemadaman api dan pembasahan lahan yang terbakar. Sedangkan untuk penyebabnya masih diselidiki dan ditangani oleh pihak kepolisian,”bebernya. (rin/hnd)






Reporter: Marini

Terpopuler

Artikel Terbaru