Kehadiran alat CT Scan ini diharapkan mampu memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah, terutama untuk penanganan darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Dellianae, menjelaskan nilai penting dari hadirnya teknologi diagnostik terbaru ini bagi penanganan medis di daerah.
“Kehadiran alat CT Scan di RSUD merupakan penyelamatan dijaringan rujukan regional. Selama ini, keterbatasan akses diagnostik radiologi canggih menyebabkan pasien dengan indikasi gawat darurat neurologis, trauma, harus dirujuk ke luar daerah. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan tata laksana, peningkatan beban biaya, serta risiko keselamatan pasien,” ungkap dr. Dellianae.
Fasilitas 1 unit alat CT Scan 64 Slice ini merupakan hibah resmi dari Kemenkes RI melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Pengadaan ini merupakan bagian dari penguatan status RSUD Kapuas sebagai rumah sakit pengampuan regional.
Kehadiran alat CT Scan ini diharapkan mampu memangkas angka rujukan pasien ke luar daerah, terutama untuk penanganan darurat seperti stroke dan cedera kepala akibat kecelakaan lalu lintas.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. Dellianae, menjelaskan nilai penting dari hadirnya teknologi diagnostik terbaru ini bagi penanganan medis di daerah.
“Kehadiran alat CT Scan di RSUD merupakan penyelamatan dijaringan rujukan regional. Selama ini, keterbatasan akses diagnostik radiologi canggih menyebabkan pasien dengan indikasi gawat darurat neurologis, trauma, harus dirujuk ke luar daerah. Hal tersebut berdampak pada keterlambatan tata laksana, peningkatan beban biaya, serta risiko keselamatan pasien,” ungkap dr. Dellianae.
Fasilitas 1 unit alat CT Scan 64 Slice ini merupakan hibah resmi dari Kemenkes RI melalui program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Pengadaan ini merupakan bagian dari penguatan status RSUD Kapuas sebagai rumah sakit pengampuan regional.