Bupati Kapuas Optimistis Jalan Batanjung Menuju Sei Pinang Fungsional 2028

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menggeber pembangunan infrastruktur jalan lintas kecamatan. Bupati Kapuas HM Wiyatno optimistis ruas panjang yang menghubungkan Batanjung-Kuala Kapuas, Mantangai, Timpah, Pujon, Pasak Talawang, Sei Hanyo hingga Sei Pinang dapat difungsionalkan pada 2028. Sehingga bupati tidak merasa malu ketika berkunjung kekecamatan melawati kabupaten lain.

Optimisme tersebut disampaikan seiring progres pembangunan yang mulai berjalan dalam satu tahun masa kepemimpinannya. Fokus awal diarahkan pada penataan kota dan peningkatan akses jalan, baik di dalam kota maupun antar kecamatan. Pada 2025, pemkab telah melakukan pelebaran sejumlah ruas jalan perkotaan, penataan lampu penerangan, serta peningkatan akses penghubung antarwilayah. Program itu menjadi fondasi untuk percepatan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

Memasuki 2026, pembangunan dilanjutkan dengan penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan serta pembukaan jalur baru. Beberapa akses strategis mulai dibuka untuk memperkuat konektivitas, termasuk menuju kawasan Mandomai dan jalur penghubung lainnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah

Selanjutnya pada 2027, pemerintah daerah akan memfokuskan penyelesaian jalur utama yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman, termasuk lintasan menuju Pasak Talawang. Bupati menegaskan, pembangunan tersebut menjadi langkah penting untuk mengakhiri ketergantungan akses melalui daerah lain.

Selama ini, masyarakat di beberapa kecamatan masih harus melintasi wilayah kabupaten tetangga untuk mencapai tujuan di dalam wilayah Kapuas sendiri. Ia bahkan mengaku selama ini merasa malu ketika harus berkunjung ke wilayah hulu dengan melewati daerah lain seperti Pulang Pisau, Palangka Raya, hingga Gunung Mas. Kondisi itu, menurutnya, menjadi dorongan kuat untuk mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah di Kapuas.

“Kalau seluruh kecamatan sudah terkoneksi dari pesisir sampai pedalaman, tentu kita akan jauh lebih mudah dan bangga,” ujar Wiyatno.

Baca Juga :  Ditunjuk Jadi Pj Bupati, Erlin Hardi akan Inventarisir Masalah di Kapuas

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar 50 persen dibandingkan sebelumnya yang harus memutar melalui wilayah kabupaten lain.

Electronic money exchangers listing

“Target kita, 2028 jalur ini sudah fungsional. Jadi masyarakat tidak perlu lagi memutar lewat daerah lain,” tegasnya.

Ia juga memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu program prioritas lainnya.

“Ruas jalan tersebut dipastikan tidak mengganggu program Rp1 miliar satu desa maupun belanja pegawai dan kegiatan perangkat daerah lainnya. Semuanya sudah melalui penghitungan matang. Secara anggaran dan SDM, kita mampu,” ujarnya. (art/kpg)

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus menggeber pembangunan infrastruktur jalan lintas kecamatan. Bupati Kapuas HM Wiyatno optimistis ruas panjang yang menghubungkan Batanjung-Kuala Kapuas, Mantangai, Timpah, Pujon, Pasak Talawang, Sei Hanyo hingga Sei Pinang dapat difungsionalkan pada 2028. Sehingga bupati tidak merasa malu ketika berkunjung kekecamatan melawati kabupaten lain.

Optimisme tersebut disampaikan seiring progres pembangunan yang mulai berjalan dalam satu tahun masa kepemimpinannya. Fokus awal diarahkan pada penataan kota dan peningkatan akses jalan, baik di dalam kota maupun antar kecamatan. Pada 2025, pemkab telah melakukan pelebaran sejumlah ruas jalan perkotaan, penataan lampu penerangan, serta peningkatan akses penghubung antarwilayah. Program itu menjadi fondasi untuk percepatan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

Memasuki 2026, pembangunan dilanjutkan dengan penyelesaian ruas jalan yang sudah dikerjakan serta pembukaan jalur baru. Beberapa akses strategis mulai dibuka untuk memperkuat konektivitas, termasuk menuju kawasan Mandomai dan jalur penghubung lainnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Ekonomi Syariah

Selanjutnya pada 2027, pemerintah daerah akan memfokuskan penyelesaian jalur utama yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman, termasuk lintasan menuju Pasak Talawang. Bupati menegaskan, pembangunan tersebut menjadi langkah penting untuk mengakhiri ketergantungan akses melalui daerah lain.

Selama ini, masyarakat di beberapa kecamatan masih harus melintasi wilayah kabupaten tetangga untuk mencapai tujuan di dalam wilayah Kapuas sendiri. Ia bahkan mengaku selama ini merasa malu ketika harus berkunjung ke wilayah hulu dengan melewati daerah lain seperti Pulang Pisau, Palangka Raya, hingga Gunung Mas. Kondisi itu, menurutnya, menjadi dorongan kuat untuk mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah di Kapuas.

“Kalau seluruh kecamatan sudah terkoneksi dari pesisir sampai pedalaman, tentu kita akan jauh lebih mudah dan bangga,” ujar Wiyatno.

Baca Juga :  Ditunjuk Jadi Pj Bupati, Erlin Hardi akan Inventarisir Masalah di Kapuas

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar 50 persen dibandingkan sebelumnya yang harus memutar melalui wilayah kabupaten lain.

“Target kita, 2028 jalur ini sudah fungsional. Jadi masyarakat tidak perlu lagi memutar lewat daerah lain,” tegasnya.

Ia juga memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu program prioritas lainnya.

“Ruas jalan tersebut dipastikan tidak mengganggu program Rp1 miliar satu desa maupun belanja pegawai dan kegiatan perangkat daerah lainnya. Semuanya sudah melalui penghitungan matang. Secara anggaran dan SDM, kita mampu,” ujarnya. (art/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru