Bupati Sidak PDAM, Kapasitas Air Bersih Barito Utara Ditarget Naik Jadi 180 Liter per Detik

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas produksi PDAM dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Jingah. 

Upaya tersebut dipastikan berjalan sesuai target setelah Bupati Barito Utara Shalahuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PDAMBarito Utara dan proyek SPAM Jingah, Selasa (23/6/2026).

Dalam sidak tersebut, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi udara menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Salah satu langkah strategi yang dilakukan adalah pembangunan SPAM IKKJingah dengan kapasitas produksi mencapai 50 liter per detik.

Menurut Shalahuddin, kapasitas produksi PDAMyang saat ini mencapai 130 liter per detik ditargetkan meningkat menjadi 180 liter per detik. Namun, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan riil masyarakat.

“Target pembangunan SPAM IKK kita 50 liter per detik, sehingga kapasitas produksi meningkat dari 130 menjadi 180 liter per detik. Nanti akan dihitung apakah sudah mencukupi atau belum. Kalau masih kurang, pada 2027 akan kita tambah lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pawai Ta’aruf Awali Pembukaan MTQH XXXIII di Muara Teweh

Pemkab Barito Utara juga telah menyiapkan rencana jangka panjang guna menjamin ketersediaan air bersih hingga beberapa tahun ke depan. Langkah tersebut dilakukan seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan udara untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas lainnya.

Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah transfer kantor pengelola PDAM ke lokasi baru. Dengan demikian, fasilitas lama dapat terfokus sepenuhnya untuk kegiatan pengolahan udara sehingga kapasitas produksi dapat terus ditingkatkan.

Electronic money exchangers listing

“Kantor akan dipindahkan, sementara lokasi yang lama difungsikan khusus untuk pengolahan udara. Dengan kapasitas yang lebih besar, mudah-mudahan PDAM kita bisa melayani seluruh masyarakat Barito Utara ,” kata Shalahuddin.

Terkait pembangunan SPAM Jingah, Bupati memastikan kemajuan pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal. Infrastruktur tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 dan akan didukung sistem booster untuk memperluas jangkauan distribusi air bersih .

Baca Juga :  Turun ke Lapangan, Bupati Tegaskan Percepatan dan Perbaikan Dua Jembatan di Montallat

“SPAM Jingah ditargetkan selesai Desember nanti. Di sana juga akan digunakan booster sehingga pelayanannya bisa menjangkau wilayah Sikui, Melawaken, hingga Jingah,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas produksi, Pemkab Barito Utara juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi air bersih.

Pemerintah daerah menjual seluruh pihak terkait agar layanan PDAM dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses air bersih.

Pembangunan SPAM IKK Jingah menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

Melalui proyek tersebut, Pemkab Barito Utara menargetkan akses air bersih yang lebih merata, layak, dan berkelanjutan bagi warga di berbagai wilayah.(ren/kpg)

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara terus memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas produksi PDAM dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Jingah. 

Upaya tersebut dipastikan berjalan sesuai target setelah Bupati Barito Utara Shalahuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PDAMBarito Utara dan proyek SPAM Jingah, Selasa (23/6/2026).

Dalam sidak tersebut, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi udara menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Salah satu langkah strategi yang dilakukan adalah pembangunan SPAM IKKJingah dengan kapasitas produksi mencapai 50 liter per detik.

Electronic money exchangers listing

Menurut Shalahuddin, kapasitas produksi PDAMyang saat ini mencapai 130 liter per detik ditargetkan meningkat menjadi 180 liter per detik. Namun, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan riil masyarakat.

“Target pembangunan SPAM IKK kita 50 liter per detik, sehingga kapasitas produksi meningkat dari 130 menjadi 180 liter per detik. Nanti akan dihitung apakah sudah mencukupi atau belum. Kalau masih kurang, pada 2027 akan kita tambah lagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Pawai Ta’aruf Awali Pembukaan MTQH XXXIII di Muara Teweh

Pemkab Barito Utara juga telah menyiapkan rencana jangka panjang guna menjamin ketersediaan air bersih hingga beberapa tahun ke depan. Langkah tersebut dilakukan seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan udara untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas lainnya.

Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah transfer kantor pengelola PDAM ke lokasi baru. Dengan demikian, fasilitas lama dapat terfokus sepenuhnya untuk kegiatan pengolahan udara sehingga kapasitas produksi dapat terus ditingkatkan.

“Kantor akan dipindahkan, sementara lokasi yang lama difungsikan khusus untuk pengolahan udara. Dengan kapasitas yang lebih besar, mudah-mudahan PDAM kita bisa melayani seluruh masyarakat Barito Utara ,” kata Shalahuddin.

Terkait pembangunan SPAM Jingah, Bupati memastikan kemajuan pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal. Infrastruktur tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026 dan akan didukung sistem booster untuk memperluas jangkauan distribusi air bersih .

Baca Juga :  Turun ke Lapangan, Bupati Tegaskan Percepatan dan Perbaikan Dua Jembatan di Montallat

“SPAM Jingah ditargetkan selesai Desember nanti. Di sana juga akan digunakan booster sehingga pelayanannya bisa menjangkau wilayah Sikui, Melawaken, hingga Jingah,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas produksi, Pemkab Barito Utara juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi air bersih.

Pemerintah daerah menjual seluruh pihak terkait agar layanan PDAM dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses air bersih.

Pembangunan SPAM IKK Jingah menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat.

Melalui proyek tersebut, Pemkab Barito Utara menargetkan akses air bersih yang lebih merata, layak, dan berkelanjutan bagi warga di berbagai wilayah.(ren/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru