MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO-Infrastruktur adalah urat nadi pembangunan yang berfungsi untuk melancarkan mobilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan biaya logistik, dan membuka lapangan kerja.
Fasilitas dasar ini juga berperan penting dalam meratakan akses pendidikan, kesehatan, dan air bersih bagi masyarakat luas. Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT ketika meninjau langsung dua titik infrastruktur vital di Kecamatan Montallat, Jumat (5/6) menekankan bahwa kunjungan tersebut difokuskan pada progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung-Sikan serta kondisi memprihatinkan Jembatan Petake yang mulai rusak parah.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap proyek strategis daerah sekaligus respons cepat atas laporan warga mengenai Jembatan Petake yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Saat meninjau Jembatan Tumpung Laung-Sikan, Bupati Shalahuddin meminta kontraktor pelaksana untuk mengejar target waktu penyelesaian. Ia menekankan agar percepatan tidak dilakukan dengan mengorbankan kualitas, terutama pada struktur pondasi yang menjadi penopang utama jembatan.
“Percepatan waktu bukan berarti mengorbankan kualitas. Harapan kami agar hal itu menjadi perhatian semua pihak terkait, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” tegasnya.
Menurutnya, Jembatan tersebut merupakan satu dari tiga proyek strategis daerah yang dirancang untuk mempercepat konektivitas antarwilayah. Keberadaannya dinilai krusial bagi mobilitas warga dan distribusi logistik antar desa di Kecamatan Montallat dan sekitarnya.
MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO-Infrastruktur adalah urat nadi pembangunan yang berfungsi untuk melancarkan mobilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, menurunkan biaya logistik, dan membuka lapangan kerja.
Fasilitas dasar ini juga berperan penting dalam meratakan akses pendidikan, kesehatan, dan air bersih bagi masyarakat luas. Bupati Barito Utara H Shalahuddin ST MT ketika meninjau langsung dua titik infrastruktur vital di Kecamatan Montallat, Jumat (5/6) menekankan bahwa kunjungan tersebut difokuskan pada progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung-Sikan serta kondisi memprihatinkan Jembatan Petake yang mulai rusak parah.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap proyek strategis daerah sekaligus respons cepat atas laporan warga mengenai Jembatan Petake yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Saat meninjau Jembatan Tumpung Laung-Sikan, Bupati Shalahuddin meminta kontraktor pelaksana untuk mengejar target waktu penyelesaian. Ia menekankan agar percepatan tidak dilakukan dengan mengorbankan kualitas, terutama pada struktur pondasi yang menjadi penopang utama jembatan.
“Percepatan waktu bukan berarti mengorbankan kualitas. Harapan kami agar hal itu menjadi perhatian semua pihak terkait, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” tegasnya.
Menurutnya, Jembatan tersebut merupakan satu dari tiga proyek strategis daerah yang dirancang untuk mempercepat konektivitas antarwilayah. Keberadaannya dinilai krusial bagi mobilitas warga dan distribusi logistik antar desa di Kecamatan Montallat dan sekitarnya.