84 Calon Haji Barsel Diberangkatkan, 6 Di Antaranya Lansia

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) memastikan sebanyak 84 jamaah calon haji dijadwalkan berangkat menuju embarkasi Banjarmasin pada 3 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, enam jamaah di antaranya merupakan lanjut usia (lansia).

Keberangkatan tersebut akan diawali dengan prosesi pelepasan oleh pemerintah daerah di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok sekitar pukul 07.00–08.00 WIB.

Hal itu diungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barsel Nurdin, S.Ag, M.Ap di ruang kerjanya, Senin (27/4).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Selatan, Nurdin, menyampaikan bahwa dari total jamaah yang berangkat, terdapat enam orang lanjut usia (lansia). Seluruh jamaah akan diberangkatkan menggunakan tiga unit bus, serta satu truk khusus untuk mengangkut barang bawaan.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Imbau Penunggak Iuran Ikuti Program REHAB

“Pemerintah daerah juga telah menyiapkan petugas kesehatan dan pengamanan dari kepolisian untuk mendampingi perjalanan jamaah menuju embarkasi,” ujarnya.

Selain transportasi, berbagai fasilitas penunjang juga telah disiapkan, seperti pakaian seragam batik, slayer, jilbab bagi jamaah perempuan, serta tas koper yang telah dibagikan untuk diisi perlengkapan ibadah selama di Tanah Suci.

Nurdin menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebelum keberangkatan. Ia juga menyebutkan bahwa tahun ini jamaah akan diterbangkan menggunakan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Saudia, dengan sistem penggabungan jamaah dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Electronic money exchangers listing

“Kami mengingatkan jamaah untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sesuai standar penerbangan. Untuk koper utama, berat maksimal ditetapkan 32 kilogram, sedangkan tas kabin maksimal 7 kilogram. Jamaah juga diimbau tidak membawa barang-barang berbau menyengat seperti durian atau ikan asin karena dilarang dan akan disita saat pemeriksaan,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan, Damkar Barsel Fokus Perkuat SDM dan Sertifikasi Petugas

Hal lain yang menjadi perhatian menurut Kepala Kementerian Haji dan Umrah  Barsel adalah kewajiban membawa kartu identitas jemaah (kartu nusuk) selama berada di Arab Saudi. Pemeriksaan dokumen tersebut disebut akan dilakukan secara ketat oleh otoritas setempat.

“Pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran persiapan keberangkatan hingga nantinya proses penjemputan jamaah sepulang dari Tanah Suci,” tutupnya. (ena/kpg)

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) memastikan sebanyak 84 jamaah calon haji dijadwalkan berangkat menuju embarkasi Banjarmasin pada 3 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, enam jamaah di antaranya merupakan lanjut usia (lansia).

Keberangkatan tersebut akan diawali dengan prosesi pelepasan oleh pemerintah daerah di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok sekitar pukul 07.00–08.00 WIB.

Hal itu diungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barsel Nurdin, S.Ag, M.Ap di ruang kerjanya, Senin (27/4).

Electronic money exchangers listing

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Barito Selatan, Nurdin, menyampaikan bahwa dari total jamaah yang berangkat, terdapat enam orang lanjut usia (lansia). Seluruh jamaah akan diberangkatkan menggunakan tiga unit bus, serta satu truk khusus untuk mengangkut barang bawaan.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Imbau Penunggak Iuran Ikuti Program REHAB

“Pemerintah daerah juga telah menyiapkan petugas kesehatan dan pengamanan dari kepolisian untuk mendampingi perjalanan jamaah menuju embarkasi,” ujarnya.

Selain transportasi, berbagai fasilitas penunjang juga telah disiapkan, seperti pakaian seragam batik, slayer, jilbab bagi jamaah perempuan, serta tas koper yang telah dibagikan untuk diisi perlengkapan ibadah selama di Tanah Suci.

Nurdin menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebelum keberangkatan. Ia juga menyebutkan bahwa tahun ini jamaah akan diterbangkan menggunakan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Saudia, dengan sistem penggabungan jamaah dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

“Kami mengingatkan jamaah untuk memperhatikan ketentuan barang bawaan sesuai standar penerbangan. Untuk koper utama, berat maksimal ditetapkan 32 kilogram, sedangkan tas kabin maksimal 7 kilogram. Jamaah juga diimbau tidak membawa barang-barang berbau menyengat seperti durian atau ikan asin karena dilarang dan akan disita saat pemeriksaan,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Layanan, Damkar Barsel Fokus Perkuat SDM dan Sertifikasi Petugas

Hal lain yang menjadi perhatian menurut Kepala Kementerian Haji dan Umrah  Barsel adalah kewajiban membawa kartu identitas jemaah (kartu nusuk) selama berada di Arab Saudi. Pemeriksaan dokumen tersebut disebut akan dilakukan secara ketat oleh otoritas setempat.

“Pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran persiapan keberangkatan hingga nantinya proses penjemputan jamaah sepulang dari Tanah Suci,” tutupnya. (ena/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru