PROKALTENG.CO – Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla menjajaki peluang penempatan tenaga kesehatan Indonesia di Arab Saudi melalui pertemuan dengan perwakilan Dr. Sulaiman Al Habib Medical Group (HMG), Kamis (1/10/2026).
Langkah strategis ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan program direktif Presiden Prabowo Subianto, yakni SMK Go Global, guna menyiapkan SDM kesehatan yang kompeten dan sesuai standar pasar kerja internasional.
Dalam pertemuan tersebut, Wamen Dzulfikar menyampaikan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu bidang prioritas dalam program SMK Go Global yang merupakan program direktif Presiden Prabowo Subianto. Program ini diarahkan untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri global.
Menurut Wamen Dzulfikar, peluang kerja di sektor kesehatan tidak hanya terbatas pada profesi perawat, tetapi juga mencakup berbagai kualifikasi pekerjaan pendukung lainnya di lingkungan fasilitas kesehatan.
“Kami memiliki program khusus di bawah arahan Presiden, yaitu SMK Go Global. Salah satu sektor yang menjadi prioritas adalah kesehatan. Bukan hanya perawat, tetapi juga berbagai kualifikasi pekerjaan lain yang dibutuhkan di lingkungan rumah sakit,” ujar Wamen Dzulfikar, Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah telah menjalin komunikasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi terkait peluang rekrutmen tenaga kesehatan di sejumlah rumah sakit.
Melalui program SMK Go Global, Kementerian P2MI berupaya mengidentifikasi kebutuhan kompetensi yang diperlukan oleh pemberi kerja, mulai dari kualifikasi teknis, kemampuan bahasa, hingga keterampilan pendukung lainnya.
“Kami ingin memastikan tenaga kerja yang dipersiapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Karena itu, kami perlu mendengar secara langsung rencana rekrutmen dan kualifikasi yang dibutuhkan, sehingga program peningkatan kapasitas dapat diselaraskan dengan kebutuhan industri,” katanya.
Wamen Dzulfikar berharap pertemuan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama dalam penyiapan serta penempatan tenaga kesehatan Indonesia di Arab Saudi.
Dalam pertemuan itu, perwakilan HMG juga menyampaikan ketertarikannya untuk mendengarkan lebih lanjut mengenai program SMK Go Global. Pembahasan teknis terkait kebutuhan tenaga kerja dan kualifikasi yang diperlukan selanjutnya akan didalami bersama pihak terkait.


