PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi Kalimantan Tengah mencatatkan rekor baru dalam peningkatan budaya literasi dengan menyambut pemustaka ke-20.000 sepanjang tahun 2026
Angka historis yang melampaui capaian tahun-tahun sebelumnya tersebut diraih oleh Kaliya, seorang mahasiswi Universitas Palangka Raya (UPR), yang langsung menerima apresiasi berupa kenang-kenangan buku dari Kepala Dispursip Kalteng Tirta di Gedung Perpustakaan Daerah Kalteng, , Kamis (1/10/2026).
Tirta menyampaikan bahwa pencapaian 20.000 pengunjung ini menjadi bukti nyata makin meningkatnya minat baca serta kepercayaan masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan akademisi, terhadap layanan Perpustakaan Kalteng.
“Ini juga dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Dayak Kalteng dengan mengutamakan semangat kearifan lokal dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” jelasnya, Jumat (2/10).
Ia mengaku sangat bangga dan mengapresiasi antusiasme masyarakat, khususnya para mahasiswa seperti Kaliya, yang menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar, berdiskusi, dan mengembangkan diri.
Momen ini, bagi Tirta menjadi pelecut semangat bagi Dispursip Kalteng untuk terus meningkatkan kualitas sarana, prasarana, serta koleksi buku demi kenyamanan seluruh pemustaka di Kalteng.
Dispursip Kalteng berkomitmen untuk menyediakan akses informasi yang inklusif, menyediakan koleksi literatur yang relevan, serta mendorong terwujudnya masyarakat Kalimantan Tengah yang cerdas, literat, dan berdaya saing.
Sementara itu, Kaliya mengaku terkejut sekaligus gembira saat dinobatkan sebagai pengunjung ke-20.000.
Menurutnya, fasilitas dan suasana Perpustakaan Kalteng yang nyaman sangat mendukung kegiatan akademis mahasiswa UPR.
Tahun sebelumnya pada 2025, total pengunjung ke Perpustakaan Umum pertama di Kalteng ini, mencapai 12.988 Kali, sementara sebelumnya jumlah kunjungan tertinggi pernah terjadi pada tahun 2023 sebanyak 15.715 kali.


