33.6 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Mendukung RAPBN 2024, Mukhtarudin Beri Tanggapan Begini

PROKALTENG.CO– Presiden Joko Widodo mengungkapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/RAPBN 2024 didesain guna mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Jokowi, namun hal itu perlu diperhatikan beberapa potensi tantangan perekonomian di tahun 2024. Di antaranya dengan gejolak perekonomian Cina. Begitu juga dampak Pemilihan Umum atau Pemilu terhadap investasi, dan konsumsi masyarakat. Bahkan hingga tekanan inflasi.

Menanggapi hal itu, Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin berharap pemerintah untuk bisa berkomitmen dalam melakukan berbagai upaya transformasi ekonomi di tahun 2024 mendatang. Artinya, dikatakan Mukharudin, bahwa pemerintah dalam hal ini harus mempersiapkan strategi jangka pendek dan strategi jangka menengah. Khususnya yang ditujukan untuk penghapusan kemiskinan ekstrem. Selain itu juga sebgai penurunan prevalensi stunting, pengendalian inflasi dan peningkatan investasi.

Baca Juga :  Kontroversi Pidana Kelalaian Tenaga Medis

“Kita harus mewujudkan sumber daya manusia unggul yang produktif, inovatif, sejahtera, dan berdaya saing,” imbuh Mukhtarudin.

Politisi Golkar dari dapil Kalimantan Tengah ini juga mengatakan bahwa pemerintah mestinya memetakan potensi persoalan-persoalan yang dapat menyebabkan terhambatnya tujuan dan target dari RAPBN 2024 tersebut.

“Dalam artian menyesuaikan RAPBN 2024, agar strategi dan realisasi anggaran dapat mengarah pada pemulihan ekonomi nasional,” tandas Mukhtarudin.

Kendati demikian, Anggota Komisi VII DPR itu, mendukung RAPBN 2024 yang dapat menjawab tantangan dan percepatan ekonomi masa depan.

“Sehingga agenda kesejahteraan masyarakat, pembangunan nasional, percepatan transformasi ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, serta berkelanjutan dapat tercapai,” pungkasnya. (hms/hnd)

Baca Juga :  Kalimantan Tengah Menyambut Peluang IKN Nusantara

PROKALTENG.CO– Presiden Joko Widodo mengungkapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/RAPBN 2024 didesain guna mempercepat transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Jokowi, namun hal itu perlu diperhatikan beberapa potensi tantangan perekonomian di tahun 2024. Di antaranya dengan gejolak perekonomian Cina. Begitu juga dampak Pemilihan Umum atau Pemilu terhadap investasi, dan konsumsi masyarakat. Bahkan hingga tekanan inflasi.

Menanggapi hal itu, Anggota Banggar DPR RI Mukhtarudin berharap pemerintah untuk bisa berkomitmen dalam melakukan berbagai upaya transformasi ekonomi di tahun 2024 mendatang. Artinya, dikatakan Mukharudin, bahwa pemerintah dalam hal ini harus mempersiapkan strategi jangka pendek dan strategi jangka menengah. Khususnya yang ditujukan untuk penghapusan kemiskinan ekstrem. Selain itu juga sebgai penurunan prevalensi stunting, pengendalian inflasi dan peningkatan investasi.

Baca Juga :  Kontroversi Pidana Kelalaian Tenaga Medis

“Kita harus mewujudkan sumber daya manusia unggul yang produktif, inovatif, sejahtera, dan berdaya saing,” imbuh Mukhtarudin.

Politisi Golkar dari dapil Kalimantan Tengah ini juga mengatakan bahwa pemerintah mestinya memetakan potensi persoalan-persoalan yang dapat menyebabkan terhambatnya tujuan dan target dari RAPBN 2024 tersebut.

“Dalam artian menyesuaikan RAPBN 2024, agar strategi dan realisasi anggaran dapat mengarah pada pemulihan ekonomi nasional,” tandas Mukhtarudin.

Kendati demikian, Anggota Komisi VII DPR itu, mendukung RAPBN 2024 yang dapat menjawab tantangan dan percepatan ekonomi masa depan.

“Sehingga agenda kesejahteraan masyarakat, pembangunan nasional, percepatan transformasi ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif, serta berkelanjutan dapat tercapai,” pungkasnya. (hms/hnd)

Baca Juga :  Kalimantan Tengah Menyambut Peluang IKN Nusantara
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru