PROKALTENG.CO – Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan tiga jurnalis Lebanon dan satu warga lainnya. Insiden tragis ini terjadi saat mereka dalam perjalanan menggunakan mobil di wilayah Jezzine, Sabtu (28/3) siang, memicu kecaman keras dari pemerintah Lebanon.
Upacara pemakaman digelar pada Minggu (29/3) untuk para korban tewas akibat serangan udara tersebut. Otoritas Lebanon memastikan seluruh penumpang dalam kendaraan itu berjumlah empat orang dan tidak ada yang selamat.
Israel mengklaim salah satu jurnalis yang tewas merupakan anggota Hizbullah. Namun, klaim tersebut tidak disertai bukti yang jelas hingga saat ini.
Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengecam keras serangan itu. Dia menyebut tindakan tersebut sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional.”
Pernyataan itu menambah ketegangan di kawasan, sekaligus memperkuat sorotan dunia terhadap keselamatan jurnalis di wilayah konflik. (antara)

