31.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Serangan Udara Israel ke Permukiman di Gaza Selatan Menelan Korban 20 Orang

PROKALTENG.COSerangan udara Israel ke pemukiman Rafah di Gaza selatan ini mengakibatkan 29 warga Palestina meninggal dunia.

Israel juga melakukan serangan ke rumah sakit di Gaza utara dan mengakibatkan 13 orang meninggal dalam serangan di sebuah tempat pengungsian. Banyak warga Palestina sudah memadati tempat pengungsian Rafah di perbatasan Gaza dengan Mesir untuk menghindari serangan bom Israel.

Para pengungsi itu juga memiliki kekhawatiran bahwa mereka masih belum aman dari serangan Israel. Sebuah portal berita AlJazeera mengabarkan, ada tiga bangunan yang hancur dalam serangan tersebut.

”Tiga bangunan tempat tinggal di satu daerah hancur dalam serangan tersebut,” kata Hani Mahmoud dari tim Al Jazeera dari Rafah, pada Selasa (19/12).

Baca Juga :  Mulai 1 April, Air Asia Indonesia Stop Sementara Seluruh Penerbangan

Dilansir AlJazeera, jumlah korban itu akan diprediksi semakin bertambah dengan banyaknya mayat yang ditemukan di reruntuhan bangunan. Seorang wartawan Adel Zoroub, termasuk di antara 29 orang yang meninggal dalam serangan udara Israel ke Rafah.

Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan di daerah Jabalia, Gaza Utara, mengatakan, ada 13 orang Palestina yang meninggal dan sebagian terluka akibat serangan udara Israel.

Pertempuran di Gaza utara, Hamas melakukan perlawanan sengit di wilayah yang hancur setelah tujuh minggu serangan darat maupun udara dari Israel ke Palestina.(jpg)

PROKALTENG.COSerangan udara Israel ke pemukiman Rafah di Gaza selatan ini mengakibatkan 29 warga Palestina meninggal dunia.

Israel juga melakukan serangan ke rumah sakit di Gaza utara dan mengakibatkan 13 orang meninggal dalam serangan di sebuah tempat pengungsian. Banyak warga Palestina sudah memadati tempat pengungsian Rafah di perbatasan Gaza dengan Mesir untuk menghindari serangan bom Israel.

Para pengungsi itu juga memiliki kekhawatiran bahwa mereka masih belum aman dari serangan Israel. Sebuah portal berita AlJazeera mengabarkan, ada tiga bangunan yang hancur dalam serangan tersebut.

”Tiga bangunan tempat tinggal di satu daerah hancur dalam serangan tersebut,” kata Hani Mahmoud dari tim Al Jazeera dari Rafah, pada Selasa (19/12).

Baca Juga :  Mulai 1 April, Air Asia Indonesia Stop Sementara Seluruh Penerbangan

Dilansir AlJazeera, jumlah korban itu akan diprediksi semakin bertambah dengan banyaknya mayat yang ditemukan di reruntuhan bangunan. Seorang wartawan Adel Zoroub, termasuk di antara 29 orang yang meninggal dalam serangan udara Israel ke Rafah.

Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan di daerah Jabalia, Gaza Utara, mengatakan, ada 13 orang Palestina yang meninggal dan sebagian terluka akibat serangan udara Israel.

Pertempuran di Gaza utara, Hamas melakukan perlawanan sengit di wilayah yang hancur setelah tujuh minggu serangan darat maupun udara dari Israel ke Palestina.(jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru