Jika kondisi tersebut berlangsung dalam jangka panjang, konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia juga dapat mengalami perlambatan.
Dengan demikian, konflik yang terjadi ribuan kilometer dari Indonesia tetap dapat memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi domestik.
Harga BBM Tidak Otomatis Naik
Meski demikian, Amin mengimbau masyarakat tidak langsung berasumsi bahwa kenaikan harga minyak dunia akan otomatis diikuti kenaikan harga BBM di dalam negeri.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah masih memiliki sejumlah instrumen untuk menjaga stabilitas harga, antara lain melalui mekanisme subsidi energi, kompensasi, pengelolaan fiskal, serta kebijakan stabilisasi lainnya.
Namun ia mengingatkan bahwa kemampuan fiskal negara memiliki batas.
Semakin lama harga minyak bertahan tinggi, semakin besar pula tekanan terhadap APBN.
Karena itu, tantangan utama bukan sekadar apakah harga BBM akan naik, melainkan seberapa kuat kemampuan pemerintah mempertahankan kebijakan tersebut tanpa mengganggu kesehatan fiskal negara.
DPR Dorong Reformasi Ketahanan Energi Nasional
Menghadapi potensi ketidakpastian global, Amin meminta pemerintah segera mempercepat reformasi sektor energi nasional.
Beberapa langkah strategis yang dinilai perlu diprioritaskan antara lain:
memperkuat cadangan strategis BBM nasional sebagai antisipasi gangguan pasokan global;
mendiversifikasi negara pemasok minyak agar tidak bergantung pada kawasan yang rawan konflik;
meningkatkan produksi minyak dan gas bumi dalam negeri melalui optimalisasi lapangan migas yang masih produktif;
mempercepat pengembangan energi alternatif seperti biodiesel, bioavtur, gas bumi, serta energi baru dan terbarukan;


