Eskalasi konflik Amerika Serikat dan Iran memasuki fase baru. Markas Pusat Khatim al-Anbiya mengumumkan penutupan total Selat Hormuz setelah bentrokan bersenjata dan baku tembak antara pasukan Amerika
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu 27 Mei, memperingatkan Oman agar tidak berusaha menguasai Selat Hormuz, jika tidak, negara itu dapat diledakkan oleh AS.Â
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat mengumumkan lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama gencatan senjata berlangsung.
Kantor Presiden Iran, Minggu (5/4) menyatakan Selat Hormuz hanya akan dibuka kembali untuk pelayaran jika pendapatan transit digunakan untuk mengganti kerugian akibat perang.
Eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel mendorong lonjakan harga minyak dunia hingga menembus USD 100 per barel akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi global.