29 C
Jakarta
Tuesday, April 16, 2024

Jokowi: Agresi Israel Harus Dihentikan

JAKARTA, PROKALTENG.CO – Presiden Joko Widodo secara tegas meminta
Israel agar menghentikan agresi ke Palestina. Agresi tersebut hingga kini telah
menimbulkan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Indonesia mengutuk serangan
Israel yang telah menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa, termasuk perempuan
dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan,” ujar Presiden Jokowi melalui
akun resminya di Twitter, Sabtu (15/5).

Jokowi mengaku terus memantau perkembangan
situasi di Palestina. Dia dalam beberapa hari terakhir juga intens berkomunikasi
dengan sejumlah pemimpin dunia.

“Dalam beberapa hari terakhir ini
saya telah berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, PM
Singapura, Presiden Afghanistan, Sultan Brunei Darusalam, dan PM Malaysia,”
ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Syarat Guru yang Berhak Ikut Seleksi PPPK 2021

Dalam pembicaraannya dengan
sejumlah pemimpin dunia tersebut, selain membahas soal kondisi warga Palestina
di Jalur Gaza, Presiden Jokowi juga membicarakan soal tindak lanjut ASEAN
Leaders’ Meeting hingga perkembangan situasi di Afghanistan.

Sebagaimana diketahui, konflik
antara Israel dengan Palestina semakin memanas. Kedua pihak, baik pasukan
Israel maupun Hamas, saling bergantian memuntahkan rudal. Kejadian sudah
berlangsung beberapa hari, dan belum ada tanda-tanda akan dihentikan.

Konflik antara kedua negara semakin
memanas semenjak perlawanan dimulai pada hari Senin, 10 Mei lalu. 120 warga
sipil telah tewas sejak awal mulai kekerasan, dimana113 diantaranya adalah
warga Palestina dan 7 orang warga Israel.

Konflik tersebut berawal pada
saat warga Palestina berdemo di Jerusalem, paska Mahkamah Agung Israel
berencana untuk mengizinkan penggusuran warga Palestina di Sheikh Jarrah,
sebuah lingkungan di Yerusalem Timur.

Baca Juga :  Guru Non-PNS Dipastikan Bakal Dapat Subsidi Gaji, Cek Syarat dan Caran

JAKARTA, PROKALTENG.CO – Presiden Joko Widodo secara tegas meminta
Israel agar menghentikan agresi ke Palestina. Agresi tersebut hingga kini telah
menimbulkan ratusan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Indonesia mengutuk serangan
Israel yang telah menyebabkan jatuhnya ratusan korban jiwa, termasuk perempuan
dan anak-anak. Agresi Israel harus dihentikan,” ujar Presiden Jokowi melalui
akun resminya di Twitter, Sabtu (15/5).

Jokowi mengaku terus memantau perkembangan
situasi di Palestina. Dia dalam beberapa hari terakhir juga intens berkomunikasi
dengan sejumlah pemimpin dunia.

“Dalam beberapa hari terakhir ini
saya telah berbicara dengan Presiden Turki, Yang Dipertuan Agong Malaysia, PM
Singapura, Presiden Afghanistan, Sultan Brunei Darusalam, dan PM Malaysia,”
ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Syarat Guru yang Berhak Ikut Seleksi PPPK 2021

Dalam pembicaraannya dengan
sejumlah pemimpin dunia tersebut, selain membahas soal kondisi warga Palestina
di Jalur Gaza, Presiden Jokowi juga membicarakan soal tindak lanjut ASEAN
Leaders’ Meeting hingga perkembangan situasi di Afghanistan.

Sebagaimana diketahui, konflik
antara Israel dengan Palestina semakin memanas. Kedua pihak, baik pasukan
Israel maupun Hamas, saling bergantian memuntahkan rudal. Kejadian sudah
berlangsung beberapa hari, dan belum ada tanda-tanda akan dihentikan.

Konflik antara kedua negara semakin
memanas semenjak perlawanan dimulai pada hari Senin, 10 Mei lalu. 120 warga
sipil telah tewas sejak awal mulai kekerasan, dimana113 diantaranya adalah
warga Palestina dan 7 orang warga Israel.

Konflik tersebut berawal pada
saat warga Palestina berdemo di Jerusalem, paska Mahkamah Agung Israel
berencana untuk mengizinkan penggusuran warga Palestina di Sheikh Jarrah,
sebuah lingkungan di Yerusalem Timur.

Baca Juga :  Guru Non-PNS Dipastikan Bakal Dapat Subsidi Gaji, Cek Syarat dan Caran

Terpopuler

Artikel Terbaru

/