alexametrics
23.4 C
Palangkaraya
Friday, August 19, 2022

Kotim Bercahaya Berkomitmen Berjuang Melawan Narkoba

SAMPIT, KALTENGPOS.co – Peredaran narkoba di Kabuapten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terjadi. Hal itu terlihat banyaknya warga dalam beberapa bulan ini ditangkap oleh aparat kepolisian karena terlibat dengan barang haram tersebut, baik sebagai pengedar maupun pemakainya.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotim Muhammad Rudini Darwan Ali dan H Samsudin atau Kotim Bercahaya berkomitmen akan berjuang melawan narkoba untuk menyelamatkan generasi muda dari barang haram tersebut.

“Kami pasangan Kotim Bercahaya apabila nanti diamanahi memimpin Kabupaten Kotim ini memiliki komitmen akan melakukan mencegah penyalahgunaan narkoba dan memberantas peredaran gelap narkoba,” ujar Calon Wakil Bupati Kabupaten Kotim H Samsudin. 

Menurutnya, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba sebagai salah satu prioritas dalam program kerja yang akan dilakukan jika terpilih menjadi kepala daerah nanti. Apalagi, lanjutnya, Presiden Joko Widodo sendiri sudah menyatakan perang terhadap segala bentuk kejahatan narkotika.

Baca Juga :  Tingkatkan Imun dan Daya Tahan Tubuh

“Presiden menginstruksikan jajarannya untuk lebih gencar, berani, komprehensif, dan terpadu dalam memberantas narkoba di tanah air karena narkotika menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Maka dari kami nantinya akan tegas dan meminta BNN Pusat segera membentuk BBN Kabupaten sehingga peredaran narkoba di daerah ini dapat diatasi,” ucap Samsudin.

Mantan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kotim ini juga menambahkan, kejahatan narkoba didaerah ini merupakan kejahatan serius, terorganisir, dan bersifat lintas daerah yang dapat menimpa seluruh lapisan masyarakat. Sehingga menimbulkan kerugian sangat besar, terutama dari segi kesehatan, sosial-ekonomi, dan keamanan.

“Yang lebih fatal lagi kejahatan narkoba ini dapat menyebabkan hilangnya generasi bangsa yang merupakan cikal bakal penerus pembangunan. Tak dapat dipungkiri narkoba itu telah menjerat siapa saja tanpa pandang bulu, mulai dari remaja hingga orang tua, mulai dari orang miskin hingga orang kaya, mulai dari orang biasa hingga pemimpin daerah bahkan aparat penegak hukum pun tak luput dari jerat narkoba itu,” sampai Samsudin.

Baca Juga :  Pasca Wali Kota Dinyatakan Positif Covid-19, Puluhan Wartawan di Palan

Dirinya juga mengatakan segala upaya terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba itu harus terus dilakukan untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. Segenap elemen masyarakat dari berbagai kalangan pun diminta untuk turut beraksi menangkal dan memerangi kejahatan narkoba demi satu tujuan, membentengi daerah ini dari kehancuran akibat narkoba.

“Upaya tersebut merupakan upaya kemanusiaan guna mengembalikan masa depan generasi Indonesia khususnya Kabupaten Kotim secara sosial dan psikologis, sesuai dengan cita-cita kami yaitu menjadi Kabupaten Kotim yang sehat tanpa narkoba,” tutupnya.  

SAMPIT, KALTENGPOS.co – Peredaran narkoba di Kabuapten Kotawaringin Timur (Kotim) masih terjadi. Hal itu terlihat banyaknya warga dalam beberapa bulan ini ditangkap oleh aparat kepolisian karena terlibat dengan barang haram tersebut, baik sebagai pengedar maupun pemakainya.

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotim Muhammad Rudini Darwan Ali dan H Samsudin atau Kotim Bercahaya berkomitmen akan berjuang melawan narkoba untuk menyelamatkan generasi muda dari barang haram tersebut.

“Kami pasangan Kotim Bercahaya apabila nanti diamanahi memimpin Kabupaten Kotim ini memiliki komitmen akan melakukan mencegah penyalahgunaan narkoba dan memberantas peredaran gelap narkoba,” ujar Calon Wakil Bupati Kabupaten Kotim H Samsudin. 

Menurutnya, pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba sebagai salah satu prioritas dalam program kerja yang akan dilakukan jika terpilih menjadi kepala daerah nanti. Apalagi, lanjutnya, Presiden Joko Widodo sendiri sudah menyatakan perang terhadap segala bentuk kejahatan narkotika.

Baca Juga :  Program KOTAKU Tahun Ini Masih Terus Dilaksanakan

“Presiden menginstruksikan jajarannya untuk lebih gencar, berani, komprehensif, dan terpadu dalam memberantas narkoba di tanah air karena narkotika menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Maka dari kami nantinya akan tegas dan meminta BNN Pusat segera membentuk BBN Kabupaten sehingga peredaran narkoba di daerah ini dapat diatasi,” ucap Samsudin.

Mantan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kotim ini juga menambahkan, kejahatan narkoba didaerah ini merupakan kejahatan serius, terorganisir, dan bersifat lintas daerah yang dapat menimpa seluruh lapisan masyarakat. Sehingga menimbulkan kerugian sangat besar, terutama dari segi kesehatan, sosial-ekonomi, dan keamanan.

“Yang lebih fatal lagi kejahatan narkoba ini dapat menyebabkan hilangnya generasi bangsa yang merupakan cikal bakal penerus pembangunan. Tak dapat dipungkiri narkoba itu telah menjerat siapa saja tanpa pandang bulu, mulai dari remaja hingga orang tua, mulai dari orang miskin hingga orang kaya, mulai dari orang biasa hingga pemimpin daerah bahkan aparat penegak hukum pun tak luput dari jerat narkoba itu,” sampai Samsudin.

Baca Juga :  Gerenasi Muda Harus Dibentuk, Agar Miliki Mindset

Dirinya juga mengatakan segala upaya terkait pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba itu harus terus dilakukan untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika. Segenap elemen masyarakat dari berbagai kalangan pun diminta untuk turut beraksi menangkal dan memerangi kejahatan narkoba demi satu tujuan, membentengi daerah ini dari kehancuran akibat narkoba.

“Upaya tersebut merupakan upaya kemanusiaan guna mengembalikan masa depan generasi Indonesia khususnya Kabupaten Kotim secara sosial dan psikologis, sesuai dengan cita-cita kami yaitu menjadi Kabupaten Kotim yang sehat tanpa narkoba,” tutupnya.  

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/