PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Insiden kebakaran yang melanda Kantor Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) di Komplek Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) menyisakan kerugian administratif yang sangat besar.
Tim forensik kepolisian memastikan bahwa seluruh dokumen dan arsip penting pemerintahan yang tersimpan di dalam bangunan tersebut ludes terbakar tanpa sisa.
Fakta ini terungkap setelah Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran, Jumat (14/8/2026).
Kepala Subbidang Fisika Komputer (Kasubbid Fiskom) Bidlabfor Polda Kalsel, Kompol Sudarno, menegaskan bahwa tingkat kerusakan di dalam gedung sangat parah. Material api melumat habis seluruh kertas dan berkas-berkas krusial.
“Dokumen habis, Pak. Tidak ada sisa sama sekali,” ungkap Kompol Sudarno saat memberikan keterangan.
Berdasarkan hasil penyisiran tim di lapangan, tingkat kerusakan akibat amukan si jago merah tersebut mencapai titik hampir 100 persen, dan isi bangunan hampir tidak dapat diselamatkan.
Kondisi ruangan yang dipenuhi sekat berbahan kayu serta berlapis politur membuat api menyebar dengan sangat cepat dan melahap habis tumpukan arsip Biro Kesra.
Satu-satunya inventaris yang mampu bertahan di tengah suhu panas hanyalah perabotan yang terbuat dari material logam padat.
“Kalau yang tersisa cuman perabotan peranti keras. Seperti besi, lemari besi, kursi-kursi yang dari besi, itu tidak terbakar,” pungkasnya.
Musnahnya seluruh dokumen pemerintahan di fasilitas ini tentu menjadi tantangan berat bagi proses administrasi birokrasi ke depannya.
Sementara itu, pihak Bidlabfor saat ini telah membawa sejumlah sampel abu arang untuk diuji di laboratorium guna mencari tahu pemicu pasti kemunculan api yang menghanguskan gedung beserta seluruh isinya tersebut. (her)


