alexametrics
30.9 C
Palangkaraya
Monday, August 8, 2022

Siapkan Terobosan dan Strategi Lahirnya Petani Milenial

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Usaha bidang pertanian masa kini begitu menjanjikan, karena memiliki pasar yang pasti dan menjadi basis ekonomi nasional dalam kondisi apapun. Karena itu, Anggota Komisi III DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng H Agustiar Sabran mengajak generasi milenial di Indonesia, khususnya di Bumi Tambun Bungai, untuk mulai terjun ke dunia pertanian dengan menggeluti usaha bertani.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang terjadi dua tahun ini telah memberikan pelajaran bahwa sektor pertanian bisa bertahan dan tetap memiliki penghasilan. Dengan peralatan dan teknologi modern masa kini, membuat pelaku usaha yang bergelut di bidang pertanian tak lagi bersusah payah seperti dahulu. Kehadiran teknologi membuat proses budi daya pertanian dapat dilakukan dengan mekanisasi, sehingga bisa meminimalkan penggunaan tenaga manusia.

Baca Juga :  Selamat HUT ke 69 Polairud ! Ini Alasan Polda Kalteng Gelar Lomba Day

Selain itu, pemerintah juga telah memfasilitasi para pelaku usaha tani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang murah. Fasilitas permodalan itu diyakini akan meringankan para petani dalam memperoleh modal untuk menjalankan dan memperbesar usaha.

“Petani saat ini tidak lagi becek-becekan atau panas-panasan. Paradigma itu hanya ada di zaman dahulu. Sekarang bertani dengan pendekatan 4.0, sehingga alat-alat teknologi yang akan mengerjakan semuanya,” kata H Agustiar Sabran saat berbincang dengan Kalteng Pos (grup prokalteng.co), Minggu (12/12).

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah terobosan dan strategi guna mendongkrak lahirnya para petani milenial. Salah satunya yakni sekolah pertanian yang terkoneksi dengan program-program pemerintah.

Baca Juga :  Jadi Klaster Penularan Covid-19, DPR RI Terapkan WFH

“Dengan begitu, para lulusan sarjana nantinya tak hanya matang dalam teori, tapi juga dalam praktik budi daya pertanian yang kemudian hari bisa dijadikan sebagai bisnis,” ucap politikus senior PDIP ini.

H Agustiar juga berharap agar para generasi muda yang terjun ke dunia pertanian dan para petani Indonesia khususnya di Bumi Tambun Bungai makin sejahtera. Sebab, jika petani sejahtera dan rakyat berdikari, maka negara akan kuat.

“Mari bersama-sama kita sukseskan dan ikut berpartisipasi pada program food estate yang telah terlaksana di Kalimantan Tengah, sebagai salah satu program strategis nasional yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu,” tutupnya.(nue/ala)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Usaha bidang pertanian masa kini begitu menjanjikan, karena memiliki pasar yang pasti dan menjadi basis ekonomi nasional dalam kondisi apapun. Karena itu, Anggota Komisi III DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng H Agustiar Sabran mengajak generasi milenial di Indonesia, khususnya di Bumi Tambun Bungai, untuk mulai terjun ke dunia pertanian dengan menggeluti usaha bertani.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang terjadi dua tahun ini telah memberikan pelajaran bahwa sektor pertanian bisa bertahan dan tetap memiliki penghasilan. Dengan peralatan dan teknologi modern masa kini, membuat pelaku usaha yang bergelut di bidang pertanian tak lagi bersusah payah seperti dahulu. Kehadiran teknologi membuat proses budi daya pertanian dapat dilakukan dengan mekanisasi, sehingga bisa meminimalkan penggunaan tenaga manusia.

Baca Juga :  PT SLK Salurkan Bantuan Pertanian Untuk Gapoktan

Selain itu, pemerintah juga telah memfasilitasi para pelaku usaha tani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang murah. Fasilitas permodalan itu diyakini akan meringankan para petani dalam memperoleh modal untuk menjalankan dan memperbesar usaha.

“Petani saat ini tidak lagi becek-becekan atau panas-panasan. Paradigma itu hanya ada di zaman dahulu. Sekarang bertani dengan pendekatan 4.0, sehingga alat-alat teknologi yang akan mengerjakan semuanya,” kata H Agustiar Sabran saat berbincang dengan Kalteng Pos (grup prokalteng.co), Minggu (12/12).

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini menambahkan, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah terobosan dan strategi guna mendongkrak lahirnya para petani milenial. Salah satunya yakni sekolah pertanian yang terkoneksi dengan program-program pemerintah.

Baca Juga :  Jadi Klaster Penularan Covid-19, DPR RI Terapkan WFH

“Dengan begitu, para lulusan sarjana nantinya tak hanya matang dalam teori, tapi juga dalam praktik budi daya pertanian yang kemudian hari bisa dijadikan sebagai bisnis,” ucap politikus senior PDIP ini.

H Agustiar juga berharap agar para generasi muda yang terjun ke dunia pertanian dan para petani Indonesia khususnya di Bumi Tambun Bungai makin sejahtera. Sebab, jika petani sejahtera dan rakyat berdikari, maka negara akan kuat.

“Mari bersama-sama kita sukseskan dan ikut berpartisipasi pada program food estate yang telah terlaksana di Kalimantan Tengah, sebagai salah satu program strategis nasional yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu,” tutupnya.(nue/ala)

Most Read

Artikel Terbaru

/