PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memberikan bantuan dana pembinaan secara pribadi kepada kelompok relawan karhutla sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.
Bantuan tersebut disampaikan Fairid saat mengumpulkan relawan karhutla dalam kegiatan penyerahan bantuan dan peralatan di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Jumat (2/10/2026).
Fairid menegaskan bantuan yang diberikan berasal dari dana pribadinya dan tidak menggunakan anggaran pemerintah maupun APBD.
“Ada juga bantuan dari saya pribadi untuk seluruh kelompok relawan. Ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian kami kepada para relawan yang selama ini telah bekerja membantu penanganan karhutla,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada seluruh kelompok relawan yang terlibat dalam upaya penanganan karhutla di Kota Palangka Raya. Menurutnya, seluruh relawan memiliki peran penting sehingga layak mendapatkan perhatian yang sama tanpa membedakan organisasi atau forum tempat mereka bernaung.
“Saya tidak memandang apakah tergabung dalam Forum Relawan Damkar Provinsi Kalimantan Tengah, Satgas Kota, atau kelompok lainnya. Berapa pun jumlah relawan yang ada harus menjadi tanggung jawab dan perhatian kami,” katanya.
Selain menyerahkan bantuan peralatan berupa mesin dan perlengkapan pendukung lainnya, Fairid juga mengalokasikan dana pembinaan bagi kelompok relawan. Setiap kelompok relawan akan menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta yang bersumber dari dana pribadi.
“Ini murni dari pribadi saya, bukan dari anggaran yang telah disiapkan pemerintah. Yang berasal dari APBD tetap berbeda dengan bantuan pribadi yang saya berikan hari ini,” tegasnya.
Fairid mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud terima kasih pemerintah kota kepada para relawan yang selama ini ikut terlibat dalam berbagai upaya pemadaman kebakaran dan penanganan dampak kabut asap.
Dia mengakui para relawan telah bekerja keras selama musim kemarau dan bencana karhutla berlangsung. Bahkan, tidak sedikit relawan yang harus bertugas sejak pagi hingga malam hari untuk membantu proses pemadaman di berbagai titik.
“Saya tahu seluruh relawan sudah bekerja keras untuk Kota Palangka Raya. Karena itu kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir dan menghargai dedikasi mereka,” ucapnya.
Menurut Fairid, kolaborasi antara pemerintah, relawan, TNI, Polri, dan berbagai unsur masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pengendalian karhutla yang masih berlangsung hingga saat ini.
Karena itu, dia berharap semangat kebersamaan dan solidaritas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan sehingga penanganan karhutla di Kota Palangka Raya dapat berjalan lebih optimal.
Di akhir sambutannya, Fairid juga mengajak seluruh relawan untuk tetap menjaga semangat, terus berikhtiar, serta tidak melupakan doa agar hujan segera turun dan membantu mengurangi dampak kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah. (adr)


