18 Coffee Shop Meriahkan Palangka Raya
 Coffee Week, Dorong Peluang Bisnis dan Kolaborasi

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kemeriahan hari jadi ke-69 Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya turut diwarnai dengan gelaran Palangka Raya Coffee Week.

Acara ini menjadi wadah strategis untuk membangun dan mematangkan ekosistem industri coffee shop di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Panitia Pelaksana Palangka Raya Coffee Week, Ngurah Putu, mengatakan bahwa kegiatan ini menghadirkan belasan perwakilan coffee shop dan distributor pendukung dari berbagai daerah.

“Jadi di Palangka Raya Coffee Week ini kita memang menghadirkan teman-teman coffee shop dari seluruh Kalteng. Tapi secara khusus memang dari Palangka Raya. Ada juga yang dari Gunung Mas, Kuala Kurun juga hadir, dan juga ini ada dari distributor produk-produk makanan dan produk coffee shop luar,” ujarnya dalam event yang di gelar di GPU Palampang Tarung tersebut. Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  Pemkab Persiapkan SDM Pelaku IKM yang Unggul

Ngurah memaparkan, secara total terdapat 18 coffee shop  yang berpartisipasi dalam pameran ini.

Menariknya, panitia tidak hanya berfokus pada aktivitas jual beli produk hulu ke hilir, tetapi juga membuka peluang bisnis bagi masyarakat luas.

“Sebenarnya selain menjual coffee, juga kita ada program Franchise Fair ini bagi masyarakat ataupun pengunjung yang mau buka cabang kopinya bisa menanyakan ke tiap-tiap tenant, bagaimana sistemnya,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Selain pengembangan bisnis, acara ini juga menaruh perhatian besar pada peningkatan keahlian sumber daya manusia di sektor kopi, khususnya para peracik kopi atau barista.

“Pokoknya ekosistem coffee shop memang kita siapkan di event ini. Di sini kita adakan pelatihan barista nantinya. Terus juga ini yang sedang berlangsung lomba Latte Art. Dan nanti di hari besok itu ada Battle V60,” ungkap Ngurah.

Baca Juga :  Siapkan Pembelajaran Berbasis E-Larning

Sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Palangka Raya yang mengusung semangat kebersamaan, event ini turut merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk berpartisipasi.

“Selain coffee shop, juga ini kita menggandeng teman-teman UMKM Dekranasda untuk terlibat juga mengisi tenant di sini. Jadi saling kolaborasi, karena juga kan event ini satu rangkaian dengan event Hari Jadi Kota Palangka Raya yang bertemakan kolaborasi. Makanya hari ini kita kolaborasikan dari UMKM Dekranasda dengan teman-teman dari coffee shop,” pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kemeriahan hari jadi ke-69 Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya turut diwarnai dengan gelaran Palangka Raya Coffee Week.

Acara ini menjadi wadah strategis untuk membangun dan mematangkan ekosistem industri coffee shop di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ketua Panitia Pelaksana Palangka Raya Coffee Week, Ngurah Putu, mengatakan bahwa kegiatan ini menghadirkan belasan perwakilan coffee shop dan distributor pendukung dari berbagai daerah.

Electronic money exchangers listing

“Jadi di Palangka Raya Coffee Week ini kita memang menghadirkan teman-teman coffee shop dari seluruh Kalteng. Tapi secara khusus memang dari Palangka Raya. Ada juga yang dari Gunung Mas, Kuala Kurun juga hadir, dan juga ini ada dari distributor produk-produk makanan dan produk coffee shop luar,” ujarnya dalam event yang di gelar di GPU Palampang Tarung tersebut. Jumat (17/7/2026).

Baca Juga :  Pemkab Persiapkan SDM Pelaku IKM yang Unggul

Ngurah memaparkan, secara total terdapat 18 coffee shop  yang berpartisipasi dalam pameran ini.

Menariknya, panitia tidak hanya berfokus pada aktivitas jual beli produk hulu ke hilir, tetapi juga membuka peluang bisnis bagi masyarakat luas.

“Sebenarnya selain menjual coffee, juga kita ada program Franchise Fair ini bagi masyarakat ataupun pengunjung yang mau buka cabang kopinya bisa menanyakan ke tiap-tiap tenant, bagaimana sistemnya,” jelasnya.

Selain pengembangan bisnis, acara ini juga menaruh perhatian besar pada peningkatan keahlian sumber daya manusia di sektor kopi, khususnya para peracik kopi atau barista.

“Pokoknya ekosistem coffee shop memang kita siapkan di event ini. Di sini kita adakan pelatihan barista nantinya. Terus juga ini yang sedang berlangsung lomba Latte Art. Dan nanti di hari besok itu ada Battle V60,” ungkap Ngurah.

Baca Juga :  Siapkan Pembelajaran Berbasis E-Larning

Sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Palangka Raya yang mengusung semangat kebersamaan, event ini turut merangkul pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk berpartisipasi.

“Selain coffee shop, juga ini kita menggandeng teman-teman UMKM Dekranasda untuk terlibat juga mengisi tenant di sini. Jadi saling kolaborasi, karena juga kan event ini satu rangkaian dengan event Hari Jadi Kota Palangka Raya yang bertemakan kolaborasi. Makanya hari ini kita kolaborasikan dari UMKM Dekranasda dengan teman-teman dari coffee shop,” pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru