Pesona Bodi Tengalan Borneo Bernilai Jutaan Rupiah

PROKALTENG.CO- Pulau Kalimantan tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga menyimpan harta karun bagi para penghobi ikan hias air tawar. Salah satu yang kini tengah menjadi primadona adalah Tengalan Borneo. Ikan yang memiliki nama ilmiah Puntioplites bulu ini banyak diburu kolektor karena tampilannya yang unik dan statusnya sebagai spesies endemik.

Dwi Yulianto (42), seorang penghobi ikan hias, mengungkapkan bahwa daya tarik utama ikan ini terletak pada eksklusivitasnya.

“Ikan ini hanya ditemukan di Pulau Kalimantan. Hal tersebut membuat memeliharanya terasa sangat eksklusif karena tidak ada di tempat lain,” ujarnya.

Karakteristik Tubuh yang Unik

Tengalan Borneo memiliki anatomi tubuh yang sangat khas, yakni bagian atas tengah yang menonjol menyerupai punuk unta. Warna dasarnya abu-abu, namun yang membuatnya istimewa adalah motif garis-garis hitam vertikal di sepanjang tubuhnya yang dipadukan dengan sirip berwarna kemerahan.

Baca Juga :  Gudep MTs Annur Boyong Juara 2 Halang Rintang

“Sisiknya mengkilap saat terpapar cahaya lampu akuarium,” tambah Dwi. Karena keindahannya, harga ikan ini di pasaran bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada ukuran dan ketajaman coraknya.

Perbedaan dengan Jenis Serupa

Electronic money exchangers listing

Bagi pemula, Tengalan Borneo seringkali disalahpahami dengan kerabat dekatnya, Puntioplites waandersi. Meski secara bentuk tubuh hampir identik, keduanya memiliki perbedaan mencolok pada corak. Puntioplites waandersi cenderung polos tanpa motif garis dan siripnya berwarna putih. Perbedaan estetika ini membuat harga Tengalan Borneo jauh lebih tinggi, bahkan bisa berselisih dua kali lipat.

Tips Perawatan dan Ukuran Akuarium

Meski memiliki daya tahan tubuh yang kuat, memelihara Tengalan Borneo memerlukan perhatian pada beberapa hal teknis. Pertama, ukuran akuarium. Ikan ini tergolong lincah dan dapat tumbuh besar. Di lingkungan akuarium, panjangnya bisa mencapai 35 cm, sementara di alam liar bisa menyentuh 50 cm. Oleh karena itu, diperlukan akuarium berukuran besar agar ikan tidak stres.

Baca Juga :  Utamakan Kesetiaan, 3 Zodiak Ini Tak Akan Pernah Selingkuh

Kedua, pakan. Sebagai omnivora, ikan ini bisa diberi pelet. Namun, karena kebiasaan alaminya memakan ikan kecil, pemilik harus berhati-hati dalam memilih teman satu akuarium (tank mate). Pastikan ukuran ikan lain tidak terlalu kecil agar tidak dimangsa.

Ketiga, kualitas air. Kebersihan air dan pemberian pakan yang teratur adalah kunci agar warna dan kelincahan ikan tetap terjaga.

Walaupun harganya cukup tinggi di kalangan kolektor, Dwi menyebutkan bahwa ikan ini sebenarnya cukup mudah ditemukan di habitat asalnya seperti sungai dan danau berarus tenang di Kalimantan.

“Bukan termasuk ikan langka, namun keindahannya sangat layak dijadikan koleksi untuk menghidupkan suasana akuarium,” pungkasnya. (*)

 

 

PROKALTENG.CO- Pulau Kalimantan tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga menyimpan harta karun bagi para penghobi ikan hias air tawar. Salah satu yang kini tengah menjadi primadona adalah Tengalan Borneo. Ikan yang memiliki nama ilmiah Puntioplites bulu ini banyak diburu kolektor karena tampilannya yang unik dan statusnya sebagai spesies endemik.

Dwi Yulianto (42), seorang penghobi ikan hias, mengungkapkan bahwa daya tarik utama ikan ini terletak pada eksklusivitasnya.

“Ikan ini hanya ditemukan di Pulau Kalimantan. Hal tersebut membuat memeliharanya terasa sangat eksklusif karena tidak ada di tempat lain,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Karakteristik Tubuh yang Unik

Tengalan Borneo memiliki anatomi tubuh yang sangat khas, yakni bagian atas tengah yang menonjol menyerupai punuk unta. Warna dasarnya abu-abu, namun yang membuatnya istimewa adalah motif garis-garis hitam vertikal di sepanjang tubuhnya yang dipadukan dengan sirip berwarna kemerahan.

Baca Juga :  Gudep MTs Annur Boyong Juara 2 Halang Rintang

“Sisiknya mengkilap saat terpapar cahaya lampu akuarium,” tambah Dwi. Karena keindahannya, harga ikan ini di pasaran bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada ukuran dan ketajaman coraknya.

Perbedaan dengan Jenis Serupa

Bagi pemula, Tengalan Borneo seringkali disalahpahami dengan kerabat dekatnya, Puntioplites waandersi. Meski secara bentuk tubuh hampir identik, keduanya memiliki perbedaan mencolok pada corak. Puntioplites waandersi cenderung polos tanpa motif garis dan siripnya berwarna putih. Perbedaan estetika ini membuat harga Tengalan Borneo jauh lebih tinggi, bahkan bisa berselisih dua kali lipat.

Tips Perawatan dan Ukuran Akuarium

Meski memiliki daya tahan tubuh yang kuat, memelihara Tengalan Borneo memerlukan perhatian pada beberapa hal teknis. Pertama, ukuran akuarium. Ikan ini tergolong lincah dan dapat tumbuh besar. Di lingkungan akuarium, panjangnya bisa mencapai 35 cm, sementara di alam liar bisa menyentuh 50 cm. Oleh karena itu, diperlukan akuarium berukuran besar agar ikan tidak stres.

Baca Juga :  Utamakan Kesetiaan, 3 Zodiak Ini Tak Akan Pernah Selingkuh

Kedua, pakan. Sebagai omnivora, ikan ini bisa diberi pelet. Namun, karena kebiasaan alaminya memakan ikan kecil, pemilik harus berhati-hati dalam memilih teman satu akuarium (tank mate). Pastikan ukuran ikan lain tidak terlalu kecil agar tidak dimangsa.

Ketiga, kualitas air. Kebersihan air dan pemberian pakan yang teratur adalah kunci agar warna dan kelincahan ikan tetap terjaga.

Walaupun harganya cukup tinggi di kalangan kolektor, Dwi menyebutkan bahwa ikan ini sebenarnya cukup mudah ditemukan di habitat asalnya seperti sungai dan danau berarus tenang di Kalimantan.

“Bukan termasuk ikan langka, namun keindahannya sangat layak dijadikan koleksi untuk menghidupkan suasana akuarium,” pungkasnya. (*)

 

 

Terpopuler

Artikel Terbaru