Nawawi Bertaruh Nyawa Padamkan Api: Lengan Melepuh, Setengah Rumah Hangus, Tetap Tak Menyesal

Kondisi luka di tangannya tampak cukup serius, dengan kulit yang memerah, bengkak, serta lapisan kulit keputihan yang melepuh dan terkelupas. Pria paruh baya yang mengenakan kemeja polo abu-abu, berpeci putih, dan berkacamata itu, tampak menunduk pilu.

Di samping ia duduk, terdapat kulkas terbalik hangus, pakaian dan perabotan rumah tangga yang telah berubah jadi arang. Hanya sebotol air mineral, sebuah piring hijau, dan wadah plastik di atas meja kayu usang yang selamat. Ini menjadi saksi bisu sisa kehidupan sebelum bencana kebakaran tersebut datang.

Kisah Nawawi ini, menjadi potret nyata soal kepanikan dan sekaligus perjuangan warga saat bencana kebakaran hebat itu memakan puluhan bangunan di kawasan itu.

Baca Juga :  Sowan Kiai NU sebelum Bikin Walisongo Chronicles

Kini, separuh rumahnya telah ludes tak bersisa, dan ia harus berjuang menyembuhkan luka bakar di usia yang tak lagi muda. Meski begitu, Nawawi tak menyimpan penyesalan sedikit pun.

Ia tercatat sebagai salah satu warga yang mengalami luka dalam pendataan awal di posko terpadu Kelurahan Pahandut. Bersama ratusan jiwa terdampak lainnya, Nawawi kini menumpang di posko pengungsian, menanti uluran tangan untuk memulai kehidupan dari awal kembali. (*)

 

Kondisi luka di tangannya tampak cukup serius, dengan kulit yang memerah, bengkak, serta lapisan kulit keputihan yang melepuh dan terkelupas. Pria paruh baya yang mengenakan kemeja polo abu-abu, berpeci putih, dan berkacamata itu, tampak menunduk pilu.

Di samping ia duduk, terdapat kulkas terbalik hangus, pakaian dan perabotan rumah tangga yang telah berubah jadi arang. Hanya sebotol air mineral, sebuah piring hijau, dan wadah plastik di atas meja kayu usang yang selamat. Ini menjadi saksi bisu sisa kehidupan sebelum bencana kebakaran tersebut datang.

Kisah Nawawi ini, menjadi potret nyata soal kepanikan dan sekaligus perjuangan warga saat bencana kebakaran hebat itu memakan puluhan bangunan di kawasan itu.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Sowan Kiai NU sebelum Bikin Walisongo Chronicles

Kini, separuh rumahnya telah ludes tak bersisa, dan ia harus berjuang menyembuhkan luka bakar di usia yang tak lagi muda. Meski begitu, Nawawi tak menyimpan penyesalan sedikit pun.

Ia tercatat sebagai salah satu warga yang mengalami luka dalam pendataan awal di posko terpadu Kelurahan Pahandut. Bersama ratusan jiwa terdampak lainnya, Nawawi kini menumpang di posko pengungsian, menanti uluran tangan untuk memulai kehidupan dari awal kembali. (*)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru