30.7 C
Palangkaraya
Sunday, September 24, 2023

Pernah Anggap Lebay, Kini Olga Lydia Justru Ketagihan Drakor

OLGA Lydia mengaku sempat tidak menyukai drama korea karena alur
cerita dan adegan yang diperlihatkan di dalamnya dinilainya terlalu lebay.
Namun gara-gara menonton serial Crash Landing on You, dia malah suka bahkan
ketagihan nonton drakor.

Olga Lydia mengatakan, dirinya
sudah menonton sejumlah judul drama korea hingga saat ini. Diantaranya adalah
Crash Landing on You, Something in The Rain, Hi Bye, Mama!, Signal, Discendants
of The Sun, dan yang lainnya.

“Padahal dulu aku nggak suka sama
sinetron korea. Itu apa sih menye menye, lebay deh ah, nggak suka. Tapi begitu
nonton Crash Landing, lebay sih, tapi aku suka malah ketagihan,” kata Olga
Lydia sambil tertawa saat berbincang dengan JawaPos.com, Jumat (26/6).

Menonton sejumlah judul drama korea,
istri dari Raphael Aris Utama itu bukan sekedar menikmati alur ceritanya. Olga
Lidya juga berusaha mengamati semua hal secara detail. Mulai dari pengambilan
adegan hingga iklan yang ada di dalam serial yang ditontonnya tidak lepas dari
amatan.

Baca Juga :  Beda Prinsip dan Komunikasi

Dikatakan Olga Lydia, keunggulan
drama korea dibanding sinetron di Indonesia terletak pada penulisan skrip yang
bagus. Dia pun mencontohkan serial Hi Bye, Mama!. Cerita dalam serial itu
dibuat dengan sangat bagus membuat penonton mau terus menikmati jalannya cerita.
Sementara di sana tidak ada karakter jahat yang diperlihatkan seperti yang
biasa terjadi dalam sinetron-sinetron di Indonesia.

”Kelebihan jauhnya sih script
writing ya memang. Kita kesulitan banget scriptwriter yang bagus . Secara skrip
mereka bagus banget. Sehingga kita bisa memaafkan segala kelebayan itu,”
tuturnya.

Selain ditunjang oleh skrip yang
bagus dan cerita kuat, Olga Lydia juga melihat proses penggarapan drama korea
dilakukan secara detail. Mereka rela menginvestasikan dana yang cukup besar
demi kesempurnaan sebuah karya.

Baca Juga :  Dibully di Instagram, Ivan Gunawan Malah Borong Dagangan Hatersnya

“Lalu didukung dengan
eksekusinya. Bajunya bagus, setting-nya bagus, gambarnya bagus. Karena dengan
cerita yang demikian kuat, mereka bisa jual dengan harga yang tinggi ke stasiun
televisi mereka dan Netflix. Dan entah TV negara mana lagi yang memutar.
Kelihatan mahalnya memang.”

Lebih lanjut dikatakan Olga
Lydia, drama korea juga kerap memasukkan iklan built in. Namun berbeda dengan
sinetron di Indonesia yang terlihat kasar memasukkan iklan, dalam drama korea
iklan dimasukkan dengan sangat lembut.

“Naruh iklannya nggak kasar. Kita
nggak ngerasa itu iklan. Ya kayak kebetulan aja pemainnya pakai benda itu.
Bahkan di Crash Landing ada iklan game tapi masuknya cakep banget kayak kayak
nggak nonton iklan,” ungkap Olga Lydia.

OLGA Lydia mengaku sempat tidak menyukai drama korea karena alur
cerita dan adegan yang diperlihatkan di dalamnya dinilainya terlalu lebay.
Namun gara-gara menonton serial Crash Landing on You, dia malah suka bahkan
ketagihan nonton drakor.

Olga Lydia mengatakan, dirinya
sudah menonton sejumlah judul drama korea hingga saat ini. Diantaranya adalah
Crash Landing on You, Something in The Rain, Hi Bye, Mama!, Signal, Discendants
of The Sun, dan yang lainnya.

“Padahal dulu aku nggak suka sama
sinetron korea. Itu apa sih menye menye, lebay deh ah, nggak suka. Tapi begitu
nonton Crash Landing, lebay sih, tapi aku suka malah ketagihan,” kata Olga
Lydia sambil tertawa saat berbincang dengan JawaPos.com, Jumat (26/6).

Menonton sejumlah judul drama korea,
istri dari Raphael Aris Utama itu bukan sekedar menikmati alur ceritanya. Olga
Lidya juga berusaha mengamati semua hal secara detail. Mulai dari pengambilan
adegan hingga iklan yang ada di dalam serial yang ditontonnya tidak lepas dari
amatan.

Baca Juga :  Happy Ratna Sarumpaet Bebas

Dikatakan Olga Lydia, keunggulan
drama korea dibanding sinetron di Indonesia terletak pada penulisan skrip yang
bagus. Dia pun mencontohkan serial Hi Bye, Mama!. Cerita dalam serial itu
dibuat dengan sangat bagus membuat penonton mau terus menikmati jalannya cerita.
Sementara di sana tidak ada karakter jahat yang diperlihatkan seperti yang
biasa terjadi dalam sinetron-sinetron di Indonesia.

”Kelebihan jauhnya sih script
writing ya memang. Kita kesulitan banget scriptwriter yang bagus . Secara skrip
mereka bagus banget. Sehingga kita bisa memaafkan segala kelebayan itu,”
tuturnya.

Selain ditunjang oleh skrip yang
bagus dan cerita kuat, Olga Lydia juga melihat proses penggarapan drama korea
dilakukan secara detail. Mereka rela menginvestasikan dana yang cukup besar
demi kesempurnaan sebuah karya.

Baca Juga :  Para Pembenci Cenderung Memfitnah

“Lalu didukung dengan
eksekusinya. Bajunya bagus, setting-nya bagus, gambarnya bagus. Karena dengan
cerita yang demikian kuat, mereka bisa jual dengan harga yang tinggi ke stasiun
televisi mereka dan Netflix. Dan entah TV negara mana lagi yang memutar.
Kelihatan mahalnya memang.”

Lebih lanjut dikatakan Olga
Lydia, drama korea juga kerap memasukkan iklan built in. Namun berbeda dengan
sinetron di Indonesia yang terlihat kasar memasukkan iklan, dalam drama korea
iklan dimasukkan dengan sangat lembut.

“Naruh iklannya nggak kasar. Kita
nggak ngerasa itu iklan. Ya kayak kebetulan aja pemainnya pakai benda itu.
Bahkan di Crash Landing ada iklan game tapi masuknya cakep banget kayak kayak
nggak nonton iklan,” ungkap Olga Lydia.

Terpopuler

Artikel Terbaru