29.4 C
Jakarta
Tuesday, March 31, 2026

Kuliner Legendaris Semarang, D’Kambodja Heritage Tumbuh Bersama BRI

SEMARANG — Semarang tak hanya dikenal sebagai kota industri dan wisata, tapi juga surga kuliner legendaris. Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi para pelancong, termasuk pemudik di jalur Pantura, adalah D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie.

Restoran ini memadukan masakan rumahan Indonesia dengan konsep heritage yang otentik dan penuh cerita.

Berada di Area Museum Mandala Bhakti Semarang, D’Kambodja menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda. Setiap sajian disiapkan dengan cita rasa otentik, sedangkan suasana restoran memancarkan nilai sejarah dan personal branding sang pemilik, perancang busana ternama Anne Avantie.

Bunda Anne menceritakan, ide membuka usaha kuliner lahir saat pandemi COVID-19 pada 2020. Industri fashion yang menjadi fokusnya anjlok drastis, membuat ia mencari peluang baru untuk tetap memberdayakan karyawan.

“Pandemi mengubah segalanya. Fashion show berhenti, karyawan tetap harus dihidupi, sebagian besar berpendidikan SMP dan SMA. Dari situ muncul ide Dapur Avantie, lalu berkembang menjadi D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI Bina UMKM Hijasmita, Scarf Motif Lokal Ini Kini Tembus Pasar Korea

Nama D’Kambodja terinspirasi dari bunga kamboja yang selalu menjadi bagian identitas Bunda Anne, terutama dalam sanggulnya. Filosofi restoran ini, ‘Nostalgia Rasa’, menekankan kenangan masa lalu yang membentuk setiap sajian dengan cerita dan sejarah yang unik.

Menu andalan D’Kambodja pun tak kalah menarik. Lontong Opor Jangan Ndeso, Nasi Gudeg Sitimewah, hingga Nasi Rames menyajikan rasa rumahan khas Indonesia dengan sentuhan elegan. Konsep ini membuat restoran cepat dikenal sebagai tempat kuliner legendaris di Semarang.

Electronic money exchangers listing

Selain keunikan konsep dan menu, dukungan BRI menjadi faktor penting dalam pertumbuhan usaha ini. Bunda Anne menyebut, BRI membantu melalui akses permodalan, program UMKM, dan berbagai event yang meningkatkan visibilitas D’Kambodja.

Baca Juga :  BRI Raih Penghargaan Indonesia Women's Empowerment Principles Awards 2024

“BRI ibarat tiang penyangga, bukan hanya untuk saya secara pribadi, tapi juga untuk Yayasan Anne Avantie dan UMKM binaannya. Dukungan ini membuat D’Kambodja bisa terus tumbuh dan dikenal masyarakat,” jelasnya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan, BRI konsisten memberikan permodalan dan pendampingan UMKM agar usaha terus berkembang dan naik kelas.

“Kisah D’Kambodja menunjukkan bahwa dengan pendampingan BRI, UMKM bisa beradaptasi, tumbuh, dan memberikan kontribusi ekonomi lebih luas,” ungkapnya.

Dengan konsep heritage yang kuat dan dukungan perbankan, D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie kini menjadi salah satu ikon kuliner Semarang yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mengangkat UMKM lokal ke level lebih tinggi. ***

SEMARANG — Semarang tak hanya dikenal sebagai kota industri dan wisata, tapi juga surga kuliner legendaris. Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi para pelancong, termasuk pemudik di jalur Pantura, adalah D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie.

Restoran ini memadukan masakan rumahan Indonesia dengan konsep heritage yang otentik dan penuh cerita.

Berada di Area Museum Mandala Bhakti Semarang, D’Kambodja menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda. Setiap sajian disiapkan dengan cita rasa otentik, sedangkan suasana restoran memancarkan nilai sejarah dan personal branding sang pemilik, perancang busana ternama Anne Avantie.

Electronic money exchangers listing

Bunda Anne menceritakan, ide membuka usaha kuliner lahir saat pandemi COVID-19 pada 2020. Industri fashion yang menjadi fokusnya anjlok drastis, membuat ia mencari peluang baru untuk tetap memberdayakan karyawan.

“Pandemi mengubah segalanya. Fashion show berhenti, karyawan tetap harus dihidupi, sebagian besar berpendidikan SMP dan SMA. Dari situ muncul ide Dapur Avantie, lalu berkembang menjadi D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI Bina UMKM Hijasmita, Scarf Motif Lokal Ini Kini Tembus Pasar Korea

Nama D’Kambodja terinspirasi dari bunga kamboja yang selalu menjadi bagian identitas Bunda Anne, terutama dalam sanggulnya. Filosofi restoran ini, ‘Nostalgia Rasa’, menekankan kenangan masa lalu yang membentuk setiap sajian dengan cerita dan sejarah yang unik.

Menu andalan D’Kambodja pun tak kalah menarik. Lontong Opor Jangan Ndeso, Nasi Gudeg Sitimewah, hingga Nasi Rames menyajikan rasa rumahan khas Indonesia dengan sentuhan elegan. Konsep ini membuat restoran cepat dikenal sebagai tempat kuliner legendaris di Semarang.

Selain keunikan konsep dan menu, dukungan BRI menjadi faktor penting dalam pertumbuhan usaha ini. Bunda Anne menyebut, BRI membantu melalui akses permodalan, program UMKM, dan berbagai event yang meningkatkan visibilitas D’Kambodja.

Baca Juga :  BRI Raih Penghargaan Indonesia Women's Empowerment Principles Awards 2024

“BRI ibarat tiang penyangga, bukan hanya untuk saya secara pribadi, tapi juga untuk Yayasan Anne Avantie dan UMKM binaannya. Dukungan ini membuat D’Kambodja bisa terus tumbuh dan dikenal masyarakat,” jelasnya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan, BRI konsisten memberikan permodalan dan pendampingan UMKM agar usaha terus berkembang dan naik kelas.

“Kisah D’Kambodja menunjukkan bahwa dengan pendampingan BRI, UMKM bisa beradaptasi, tumbuh, dan memberikan kontribusi ekonomi lebih luas,” ungkapnya.

Dengan konsep heritage yang kuat dan dukungan perbankan, D’Kambodja Heritage Dapur Ndeso by Anne Avantie kini menjadi salah satu ikon kuliner Semarang yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mengangkat UMKM lokal ke level lebih tinggi. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru