BRI Gandeng Syailendra Capital, Produk Reksa Dana Syariah Kini Hadir di BRImo

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan Syailendra Capital melalui penandatanganan kerja sama distribusi produk reksa dana dalam acara “Mutual Fund Distribution Signing Ceremony” yang digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta, pada 20 Mei 2026. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah melalui super app BRImo dan jaringan kantor cabang BRI di seluruh Indonesia.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat layanan investasi bagi nasabah. Menurutnya, sinergi dengan Syailendra Capital menjadi langkah untuk menghadirkan akses investasi reksa dana yang lebih mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat.

“Bagi BRI, kerja sama ini memperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat,” ujar Aris.

Baca Juga :  1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88% Wilayah Indonesia, BRI Hadirkan Layanan Hingga ke Pelosok Negeri

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yakni Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). Kedua produk kini tersedia melalui BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai wilayah Indonesia.

SSMMF merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi berupa instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah dengan jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun. Produk ini memiliki karakteristik risiko relatif rendah dan likuiditas tinggi sehingga dinilai sesuai bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil kompetitif.

Per 30 April 2026, SSMMF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp50.000.

Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif melalui strategi investasi pada sukuk korporasi dengan minimal rating A sehingga risiko kredit relatif lebih terjaga.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Diskon Listrik 50 Persen Mulai Berlaku, Ini Syarat dan Cara Membelinya

Selain itu, komposisi portofolio SSFIF didominasi instrumen berdurasi relatif pendek sehingga kinerjanya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi. Produk ini ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang dengan tetap mengedepankan prinsip syariah.

Hingga 30 April 2026, SSFIF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah sekaligus mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dukungan jaringan BRI yang luas juga diharapkan mampu menghadirkan alternatif investasi syariah yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat. ***

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan Syailendra Capital melalui penandatanganan kerja sama distribusi produk reksa dana dalam acara “Mutual Fund Distribution Signing Ceremony” yang digelar di Kantor Pusat BRI, Jakarta, pada 20 Mei 2026. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah melalui super app BRImo dan jaringan kantor cabang BRI di seluruh Indonesia.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat layanan investasi bagi nasabah. Menurutnya, sinergi dengan Syailendra Capital menjadi langkah untuk menghadirkan akses investasi reksa dana yang lebih mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat.

“Bagi BRI, kerja sama ini memperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat,” ujar Aris.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88% Wilayah Indonesia, BRI Hadirkan Layanan Hingga ke Pelosok Negeri

Melalui kerja sama tersebut, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yakni Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). Kedua produk kini tersedia melalui BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai wilayah Indonesia.

SSMMF merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi berupa instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah dengan jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun. Produk ini memiliki karakteristik risiko relatif rendah dan likuiditas tinggi sehingga dinilai sesuai bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil kompetitif.

Per 30 April 2026, SSMMF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp50.000.

Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif melalui strategi investasi pada sukuk korporasi dengan minimal rating A sehingga risiko kredit relatif lebih terjaga.

Baca Juga :  Diskon Listrik 50 Persen Mulai Berlaku, Ini Syarat dan Cara Membelinya

Selain itu, komposisi portofolio SSFIF didominasi instrumen berdurasi relatif pendek sehingga kinerjanya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi. Produk ini ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang dengan tetap mengedepankan prinsip syariah.

Hingga 30 April 2026, SSFIF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58 persen dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah sekaligus mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Dukungan jaringan BRI yang luas juga diharapkan mampu menghadirkan alternatif investasi syariah yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru