KPR Subsidi BRI Tembus Rp17,13 Triliun, 125 Ribu Warga Sudah Nikmati Rumah Layak

Jakarta – Penyaluran KPR subsidi BRI hingga Maret 2026 mencapai Rp17,13 triliun. Program ini sudah membantu lebih dari 125 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

Langkah ini menegaskan komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung program perumahan nasional. Selain membuka akses hunian terjangkau, penyaluran KPR subsidi juga menggerakkan sektor ekonomi di sekitar kawasan perumahan.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, pembiayaan perumahan punya efek ganda bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Penyaluran KPR subsidi ini bagian dari komitmen BRI memperluas akses perumahan. Kami melihat sektor ini berperan penting dalam mendorong aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” ujarnya.

Baca Juga :  Di Pulang Pisau, 4049 Rumah Dinilai Tak Layak Huni

Menurutnya, pembangunan perumahan ikut menggerakkan sektor lain seperti konstruksi, bahan bangunan, tenaga kerja, logistik, hingga membuka peluang bagi UMKM di sekitar kawasan hunian.

BRI juga mengandalkan jaringan luas yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memperluas jangkauan pembiayaan. Dengan infrastruktur tersebut, penyaluran KPR subsidi diharapkan semakin merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Dengan jaringan yang luas dan terintegrasi, kami terus mengoptimalkan pembiayaan perumahan agar makin banyak masyarakat yang bisa mengaksesnya,” kata Aris.

Penyaluran KPR subsidi ini menjadi bagian dari sinergi BRI dalam mendukung program strategis pemerintah, sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah yang inklusif dan berkelanjutan. ***

Jakarta – Penyaluran KPR subsidi BRI hingga Maret 2026 mencapai Rp17,13 triliun. Program ini sudah membantu lebih dari 125 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

Langkah ini menegaskan komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dalam mendukung program perumahan nasional. Selain membuka akses hunian terjangkau, penyaluran KPR subsidi juga menggerakkan sektor ekonomi di sekitar kawasan perumahan.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan, pembiayaan perumahan punya efek ganda bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
“Penyaluran KPR subsidi ini bagian dari komitmen BRI memperluas akses perumahan. Kami melihat sektor ini berperan penting dalam mendorong aktivitas ekonomi di berbagai wilayah,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Di Pulang Pisau, 4049 Rumah Dinilai Tak Layak Huni

Menurutnya, pembangunan perumahan ikut menggerakkan sektor lain seperti konstruksi, bahan bangunan, tenaga kerja, logistik, hingga membuka peluang bagi UMKM di sekitar kawasan hunian.

BRI juga mengandalkan jaringan luas yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memperluas jangkauan pembiayaan. Dengan infrastruktur tersebut, penyaluran KPR subsidi diharapkan semakin merata dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Dengan jaringan yang luas dan terintegrasi, kami terus mengoptimalkan pembiayaan perumahan agar makin banyak masyarakat yang bisa mengaksesnya,” kata Aris.

Penyaluran KPR subsidi ini menjadi bagian dari sinergi BRI dalam mendukung program strategis pemerintah, sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah yang inklusif dan berkelanjutan. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru