Realisasikan Kebun Plasma 379 Hektare, Koperasi KL 2 Apresiasi Komitmen PT Pilar Wanapersada

15_Koperasi

PROKALTENG.CO – Ketua Koperasi Laja Manah (KL 2), Ari Meindala. Menyampaikan apresiasi mendalam atas realisasi pembangunan kebun kemitraan yang sedang berjalan di Desa Sekoban.

Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama manajemen PT Pilar Wanapersada (DSN Group) di kantor besar Perusahaan setempat belum lama ini.

Pembangunan kebun plasma seluas 379 hektare (Ha) tersebut. Merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, PT Pilar Wanapersada tercatat telah membangun kebun plasma seluas 3.216 Ha, atau sekitar 28% dari total Luas Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan sebesar 11.580 Ha.

Dalam keterangannya, Ari Meindala menyatakan. Bahwa program kebun kemitraan ini menjadi langkah nyata untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi anggota koperasi, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga :  Suku Bunga Acuan Naik, BRI Tetap Optimis Penyaluran Kredit Tumbuh Double Digit di Tahun 2024

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan kebun kemitraan ini. Program ini bukan hanya memberikan peluang peningkatan ekonomi bagi anggota koperasi, tetapi juga menjadi bentuk keberpihakan terhadap masyarakat agar dapat tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Ari kepada wartawan, Rabu (15/4).

Electronic money exchangers listing

Ari menjelaskan. Bahwa keberadaan kebun ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Hal ini mencakup peningkatan pendapatan anggota, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga penguatan kelembagaan koperasi itu sendiri.

Ia juga menegaskan komitmen pihak koperasi. Untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. Termasuk memastikan pengelolaan kebun dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prinsip perkebunan berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga dengan baik. Dengan adanya kemitraan ini, kami optimis kesejahteraan anggota Koperasi Laja Manah KL 2 akan semakin meningkat ke depannya,” tambah Ari.

Baca Juga :  1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88% Wilayah Indonesia, BRI Hadirkan Layanan Hingga ke Pelosok Negeri

Pembangunan kebun kemitraan ini merupakan upaya bersama antara PT Pilar Wanapersada dan masyarakat sekitar, dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan (win-win solution).

“Sinergi ini diharapkan tidak hanya menyejahterakan anggota koperasi, tetapi juga turut mendukung pembangunan ekonomi daerah secara luas,” tandasnya. (bib/B3)

15_Koperasi

PROKALTENG.CO – Ketua Koperasi Laja Manah (KL 2), Ari Meindala. Menyampaikan apresiasi mendalam atas realisasi pembangunan kebun kemitraan yang sedang berjalan di Desa Sekoban.

Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama manajemen PT Pilar Wanapersada (DSN Group) di kantor besar Perusahaan setempat belum lama ini.

Electronic money exchangers listing

Pembangunan kebun plasma seluas 379 hektare (Ha) tersebut. Merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Secara keseluruhan, PT Pilar Wanapersada tercatat telah membangun kebun plasma seluas 3.216 Ha, atau sekitar 28% dari total Luas Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan sebesar 11.580 Ha.

Dalam keterangannya, Ari Meindala menyatakan. Bahwa program kebun kemitraan ini menjadi langkah nyata untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi anggota koperasi, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga :  Suku Bunga Acuan Naik, BRI Tetap Optimis Penyaluran Kredit Tumbuh Double Digit di Tahun 2024

“Kami sangat mengapresiasi pembangunan kebun kemitraan ini. Program ini bukan hanya memberikan peluang peningkatan ekonomi bagi anggota koperasi, tetapi juga menjadi bentuk keberpihakan terhadap masyarakat agar dapat tumbuh dan berkembang bersama,” ujar Ari kepada wartawan, Rabu (15/4).

Ari menjelaskan. Bahwa keberadaan kebun ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Hal ini mencakup peningkatan pendapatan anggota, penyerapan tenaga kerja lokal, hingga penguatan kelembagaan koperasi itu sendiri.

Ia juga menegaskan komitmen pihak koperasi. Untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. Termasuk memastikan pengelolaan kebun dilakukan secara transparan dan sesuai dengan prinsip perkebunan berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga dengan baik. Dengan adanya kemitraan ini, kami optimis kesejahteraan anggota Koperasi Laja Manah KL 2 akan semakin meningkat ke depannya,” tambah Ari.

Baca Juga :  1,2 Juta AgenBRILink Jangkau 88% Wilayah Indonesia, BRI Hadirkan Layanan Hingga ke Pelosok Negeri

Pembangunan kebun kemitraan ini merupakan upaya bersama antara PT Pilar Wanapersada dan masyarakat sekitar, dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan (win-win solution).

“Sinergi ini diharapkan tidak hanya menyejahterakan anggota koperasi, tetapi juga turut mendukung pembangunan ekonomi daerah secara luas,” tandasnya. (bib/B3)

Terpopuler

Artikel Terbaru