PADANG – Berawal dari warung sederhana di Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Erni bergabung sebagai BRILink Agen pada 2015 untuk membantu masyarakat mendapatkan akses layanan perbankan yang lebih dekat. Kini, kepercayaan warga membuat outletnya mampu melayani rata-rata sekitar 6.000 transaksi per bulan sekaligus meningkatkan pendapatan warung hingga dua kali lipat.
Perjalanan Erni dimulai lebih dari satu dekade lalu, ketika akses terhadap layanan perbankan belum sedekat saat ini. Saat itu, jarak menuju Unit Kerja BRI terdekat mencapai belasan kilometer, sehingga masyarakat sekitar harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan transaksi perbankan.
Kondisi tersebut kemudian membuka kesempatan bagi Erni ketika Mantri BRI setempat menawarkannya untuk menjalankan BRILink Agen menggunakan mesin EDC BRI. Melihat layanan perbankan yang masih cukup jauh dari tempat tinggal warga, Erni menerima tawaran tersebut dengan harapan keberadaan BRILink Agen dapat memudahkan masyarakat bertransaksi sekaligus melengkapi layanan di warungnya.
Erni bahkan memiliki cara unik untuk mengenalkan layanan BRILink Agen kepada warga. Salah satunya dengan membawa mesin EDC ke pengajian mingguan menjelang waktu pembayaran tagihan listrik.
Cara tersebut membuat warga semakin mengenal BRILink Agen sekaligus dapat merasakan langsung kemudahan bertransaksi di lingkungan mereka sendiri.
Perlahan, kebiasaan itu terbentuk. Warga yang sebelumnya ragu mulai datang untuk melakukan transfer, membayar tagihan, hingga memenuhi kebutuhan transaksi lainnya.
Kepercayaan yang dibangun selama bertahun-tahun itu kemudian tercermin dari semakin tingginya aktivitas transaksi masyarakat melalui BRILink Agen miliknya.
“Sekarang rata-rata sekitar 6.000 transaksi per bulan, karena di tempat saya dikasih dua unit mesin EDC oleh BRI Padang. Sebelum jadi agen, pendapatan warung saya sekitar Rp3 juta sampai Rp4 juta per bulan. Setelah jadi BRILink Agen, alhamdulillah pendapatan saya sudah naik dua kali lipat,” tutur Erni.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan memasuki bulan Oktober yang menjadi momentum Bulan Inklusi Keuangan, BRI terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses layanan keuangan yang semakin luas, mudah, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dalam konteks tersebut, BRILink Agen memiliki peran strategis sebagai perpanjangan layanan BRI yang hadir semakin dekat dengan masyarakat hingga ke tingkat desa dan berbagai wilayah yang relatif jauh dari kantor bank. Kehadiran BRILink Agen tidak hanya memperluas jangkauan layanan keuangan formal, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal dan membuka peluang pemberdayaan masyarakat. Dengan demikian, semangat Bulan Inklusi Keuangan tidak berhenti pada perluasan akses, tetapi diarahkan untuk menciptakan manfaat ekonomi yang semakin nyata, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkas Dhanny. ***


