PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Meningkatnya kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam beberapa waktu terakhir mendapat perhatian Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh.
Ia mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah dan memperkuat upaya pencegahan sejak dini.
Faridawaty mengatakan, munculnya sejumlah titik kebakaran menjadi sinyal bahwa ancaman karhutla kembali meningkat seiring memasuki musim kemarau.
Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan secara maksimal agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan kabut asap seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Peristiwa karhutla yang mulai terjadi ini harus menjadi peringatan bagi kita semua. Jangan sampai kebakaran semakin meluas karena kelalaian atau aktivitas pembakaran lahan,” ujarnya, Selasa, (14/7).
Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng itu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga masyarakat dalam melakukan patroli, pemantauan wilayah rawan, serta penanganan cepat terhadap titik api yang muncul.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas ekonomi.
“Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mencegah karhutla. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat segera ditangani sebelum membesar,” katanya.
Faridawaty berharap pemerintah daerah terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi.


