Faridawaty Serap Aspirasi di Pahandut, Warga Soroti Jalan, Banjir, dan Pemberdayaan Perempuan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, kembali menyerap aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses perorangan di Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas, ke Kecamatan Pahandut.

Dalam kegiatan tersebut, Faridawaty menerima berbagai masukan dari masyarakat, termasuk dari komunitas perempuan yang tergabung dalam Kelompok Bunda Sehati.

“Banyak aspirasi yang kami terima, tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan perempuan dan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujar Faridawaty dalam keterangannya, Minggu (12/4).

Kelompok Bunda Sehati menyampaikan komitmennya untuk memberdayakan perempuan tangguh di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya mereka yang menjadi tulang punggung keluarga seperti ibu tunggal atau perempuan dengan kondisi ekonomi terbatas. Komunitas ini bahkan berencana memperluas jaringan hingga ke 13 kabupaten se-Kalteng.

Baca Juga :  Legislator Kalteng Tekankan Pemanfaatan Sumber Daya untuk Kesejahteraan Rakyat

Namun, dalam perjalanannya, kelompok tersebut menghadapi berbagai tantangan, mulai dari stigma negatif hingga keterbatasan ekonomi. Meski demikian, para anggotanya tetap bertahan dengan bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga hingga pekerja harian.

“Mereka berharap adanya dukungan agar komunitas ini bisa berkembang dan mendapatkan akses pembinaan serta bantuan,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng.

Selain itu, terdapat pula aspirasi terkait persoalan sosial, seperti permohonan pendampingan hukum dalam kasus rumah tangga serta harapan adanya akses beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Electronic money exchangers listing

Di sektor infrastruktur, warga mengeluhkan kondisi Jalan Adonis Samad di kawasan Bandar Utama I yang belum diaspal. Permasalahan lingkungan juga mencuat, seperti limbah kotoran ternak yang mengganggu serta kondisi banjir yang berdampak pada aktivitas anak-anak, termasuk saat mengikuti kegiatan mengaji.

Baca Juga :  Kalteng Terima 11 Ribu Hektare Program PSR, Begini Harapan Komisi II

Warga juga mengusulkan peningkatan jalan dan drainase di kawasan Lewu Tatau 18 yang dinilai masih dalam kondisi kurang layak. Selain itu, terdapat permintaan bantuan rehabilitasi warung milik warga serta pengadaan alat kerja sederhana seperti cangkul dan parang untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Tidak hanya itu, warga juga menyoroti belum terealisasinya bantuan berupa oven yang sebelumnya dijanjikan dalam program pelatihan.

“Terkait berbagai usulan ini, tentu akan kami catat dan perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat,” tegas Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.(hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, kembali menyerap aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses perorangan di Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas, ke Kecamatan Pahandut.

Dalam kegiatan tersebut, Faridawaty menerima berbagai masukan dari masyarakat, termasuk dari komunitas perempuan yang tergabung dalam Kelompok Bunda Sehati.

“Banyak aspirasi yang kami terima, tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan perempuan dan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujar Faridawaty dalam keterangannya, Minggu (12/4).

Electronic money exchangers listing

Kelompok Bunda Sehati menyampaikan komitmennya untuk memberdayakan perempuan tangguh di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya mereka yang menjadi tulang punggung keluarga seperti ibu tunggal atau perempuan dengan kondisi ekonomi terbatas. Komunitas ini bahkan berencana memperluas jaringan hingga ke 13 kabupaten se-Kalteng.

Baca Juga :  Legislator Kalteng Tekankan Pemanfaatan Sumber Daya untuk Kesejahteraan Rakyat

Namun, dalam perjalanannya, kelompok tersebut menghadapi berbagai tantangan, mulai dari stigma negatif hingga keterbatasan ekonomi. Meski demikian, para anggotanya tetap bertahan dengan bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga hingga pekerja harian.

“Mereka berharap adanya dukungan agar komunitas ini bisa berkembang dan mendapatkan akses pembinaan serta bantuan,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng.

Selain itu, terdapat pula aspirasi terkait persoalan sosial, seperti permohonan pendampingan hukum dalam kasus rumah tangga serta harapan adanya akses beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Di sektor infrastruktur, warga mengeluhkan kondisi Jalan Adonis Samad di kawasan Bandar Utama I yang belum diaspal. Permasalahan lingkungan juga mencuat, seperti limbah kotoran ternak yang mengganggu serta kondisi banjir yang berdampak pada aktivitas anak-anak, termasuk saat mengikuti kegiatan mengaji.

Baca Juga :  Kalteng Terima 11 Ribu Hektare Program PSR, Begini Harapan Komisi II

Warga juga mengusulkan peningkatan jalan dan drainase di kawasan Lewu Tatau 18 yang dinilai masih dalam kondisi kurang layak. Selain itu, terdapat permintaan bantuan rehabilitasi warung milik warga serta pengadaan alat kerja sederhana seperti cangkul dan parang untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Tidak hanya itu, warga juga menyoroti belum terealisasinya bantuan berupa oven yang sebelumnya dijanjikan dalam program pelatihan.

“Terkait berbagai usulan ini, tentu akan kami catat dan perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat,” tegas Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.(hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru