Faridawaty Dorong Peningkatan Kapasitas Pemuda Hadapi Tantangan Zaman

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki saat ini.

Karena itu, peningkatan kapasitas generasi muda harus menjadi perhatian bersama agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

Menurut Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng, pemuda Indonesia saat ini memiliki kesempatan yang jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Akses pendidikan yang semakin terbuka, kemajuan teknologi informasi, serta perkembangan berbagai sektor ekonomi memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi.

“Pemuda harus berani mengambil peran sebagai pelaku pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa,” ujar Faridawaty.

Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil)  Kalteng I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas itu menilai semangat perjuangan generasi muda saat ini harus diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Ia menjelaskan bahwa bentuk perjuangan masa kini tidak lagi identik dengan perlawanan fisik seperti yang dilakukan para pendiri bangsa.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  HUT Bhayangkara Bentuk Dedikasi Polisi Kepada Negara dan Rakyat

Perjuangan generasi muda saat ini diwujudkan melalui prestasi di bidang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, olahraga, seni budaya, hingga berbagai aktivitas sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka inilah yang akan menentukan kualitas Indonesia beberapa dekade ke depan,” katanya.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng itu juga menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, Kalteng memiliki potensi besar yang memerlukan kontribusi generasi muda untuk mengembangkannya, baik di sektor pertanian, pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata, maupun pelestarian lingkungan.

Faridawaty menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki energi, ide, dan semangat untuk menciptakan perubahan.

Selain itu, ia mengingatkan agar generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.

Kemajuan digital harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, membangun jejaring, dan menciptakan peluang usaha, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

Baca Juga :  Apresiasi Gubernur Mendukung Fasilitas dan Pendanaan Program Pendidikan Dokter Spesialis

Faridawaty optimistis generasi muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional maupun global apabila terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat.

“Pemuda adalah aset terbesar bangsa. Ketika mereka memiliki pendidikan yang baik, karakter yang kuat, serta kesempatan untuk berkembang, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi negara maju. Karena itu, generasi muda harus terus didorong agar berani bermimpi besar, bekerja keras, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Momentum refleksi kebangsaan yang diperingati setiap tahun, lanjut Faridawaty, hendaknya menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak terlepas dari kontribusi generasi muda yang mampu menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.

“Generasi muda bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga penggerak perubahan hari ini. Dari tangan merekalah masa depan Indonesia akan ditentukan,” tutupnya. (hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki saat ini.

Karena itu, peningkatan kapasitas generasi muda harus menjadi perhatian bersama agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

Menurut Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng, pemuda Indonesia saat ini memiliki kesempatan yang jauh lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Electronic money exchangers listing

Akses pendidikan yang semakin terbuka, kemajuan teknologi informasi, serta perkembangan berbagai sektor ekonomi memberikan ruang luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi.

“Pemuda harus berani mengambil peran sebagai pelaku pembangunan. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi jadilah bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa,” ujar Faridawaty.

Wakil Rakyat asal Daerah Pemilihan (Dapil)  Kalteng I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas itu menilai semangat perjuangan generasi muda saat ini harus diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, kreativitas, inovasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Ia menjelaskan bahwa bentuk perjuangan masa kini tidak lagi identik dengan perlawanan fisik seperti yang dilakukan para pendiri bangsa.

Baca Juga :  HUT Bhayangkara Bentuk Dedikasi Polisi Kepada Negara dan Rakyat

Perjuangan generasi muda saat ini diwujudkan melalui prestasi di bidang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, olahraga, seni budaya, hingga berbagai aktivitas sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka inilah yang akan menentukan kualitas Indonesia beberapa dekade ke depan,” katanya.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng itu juga menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, Kalteng memiliki potensi besar yang memerlukan kontribusi generasi muda untuk mengembangkannya, baik di sektor pertanian, pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata, maupun pelestarian lingkungan.

Faridawaty menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki energi, ide, dan semangat untuk menciptakan perubahan.

Selain itu, ia mengingatkan agar generasi muda mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak.

Kemajuan digital harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, membangun jejaring, dan menciptakan peluang usaha, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

Baca Juga :  Apresiasi Gubernur Mendukung Fasilitas dan Pendanaan Program Pendidikan Dokter Spesialis

Faridawaty optimistis generasi muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional maupun global apabila terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga semangat belajar sepanjang hayat.

“Pemuda adalah aset terbesar bangsa. Ketika mereka memiliki pendidikan yang baik, karakter yang kuat, serta kesempatan untuk berkembang, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi negara maju. Karena itu, generasi muda harus terus didorong agar berani bermimpi besar, bekerja keras, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan,” tegasnya.

Momentum refleksi kebangsaan yang diperingati setiap tahun, lanjut Faridawaty, hendaknya menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak terlepas dari kontribusi generasi muda yang mampu menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.

“Generasi muda bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga penggerak perubahan hari ini. Dari tangan merekalah masa depan Indonesia akan ditentukan,” tutupnya. (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru