PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong. Mendesak aparat penegak hukum menindak tegas pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng, menyusul semakin pekatnya kabut asap yang melanda sejumlah wilayah provinsi tersebut.
Menurut Arton. Karhutla yang kembali terjadi di berbagai daerah telah menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat. Selain menyebabkan kabut asap, bencana tersebut juga mengganggu aktivitas ekonomi, kesehatan, dan proses belajar mengajar.
“Karhutla bukan sekadar bencana lingkungan. Ini adalah bencana kemanusiaan,” katanya, Rabu (2/9/2026).
Dia mengatakan asap yang menyelimuti Kalimantan Tengah saat ini tidak hanya mengurangi jarak pandang, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
“Asap yang hari ini mengepul bukan hanya mengaburkan pandangan mata kita, tetapi secara perlahan mencekik paru-paru anak-anak kita, para lansia dan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Karena itu, DPRD Kalteng menilai penegakan hukum harus menjadi salah satu langkah utama untuk mencegah karhutla terus berulang setiap musim kemarau. Arton meminta aparat tidak ragu mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan.
“Kepada penegak hukum, Polda Kalteng dan jajarannya, tegakkan hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Dia menyampaikan, baik individu maupun perusahaan yang sengaja membakar hutan dan lahan demi kepentingan ekonomi harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Siapa pun oknum perusahaan atau individu yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan untuk kepentingan ekonomi pribadi, harus diproses secara hukum seberat-beratnya,” lanjutnya.
Dia menjelaskan, DPRD Kalteng tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang merugikan masyarakat, dan menyebabkan pencemaran udara akibat kabut asap.
“Kita tidak akan mentolerir keserakahan yang mengorbankan hak hidup sehat masyarakat Kalteng,” tuturnya.
Selain meminta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku karhutla, Arton juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan bersama agar dampak kabut asap di Kalimantan Tengah dapat ditekan.
“Kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, marilah kita sadari bersama bahwa membakar lahan adalah perbuatan yang merugikan diri kita sendiri dan generasi mendatang. Mari kita jaga lingkungan kita, mari kita saling menjaga dengan tidak membakar hutan dan lahan,” pungkasnya. (adr)


