DPRD Dorong Studi Banding Kepala Sekolah, Arif: Belajar dari Daerah yang Lebih Maju

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mendorong Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mengalokasikan anggaran untuk program studi banding bagi kepala sekolah SD dan SMP sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Salah satu aspirasi yang kami terima saat menghadiri pertemuan rutin kepala sekolah SDN se-Kota Palangka Raya, adalah perlunya kembali menghadirkan program studi banding bagi kepala sekolah ke daerah lain yang memiliki kemajuan di bidang pendidikan,” ujar Arif.

Ia melihat, berbagai masukan yang disampaikan para kepala sekolah didominasi kebutuhan peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan penguatan kompetensi kepala sekolah agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan.

Baca Juga :  Ketahanan Pangan Jadi Fokus, DPRD Palangka Raya Apresiasi Program Tanam Jagung

Menurutnya, hal tersebut demi meningkatkan inovasi di masing-masing sekolah agar kedepan metode pembelajaran dapat lebih maju dan memudahkan siswa.

“Kami meminta Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dapat menganggarkan program studi banding bagi kepala sekolah SD maupun SMP ke sejumlah provinsi yang memiliki sistem pendidikan lebih maju,” ujarnya pada Jumat (24/7).

Arif menilai, melalui studi banding para kepala sekolah dapat melihat secara langsung berbagai inovasi, pola pengelolaan sekolah, hingga strategi peningkatan mutu pembelajaran yang diterapkan di daerah lain.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi untuk diterapkan di sekolah-sekolah di Kota Palangka Raya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

Electronic money exchangers listing

“Tujuannya agar mereka bisa melihat kemajuan pendidikan di daerah lain, kemudian mengadopsi hal-hal yang baik untuk diterapkan di Kota Palangka Raya,” katanya.

Baca Juga :  Empat Pasal Mengalami Penyesuaian

Ia mengungkapkan, program serupa pernah dilaksanakan pada 2017 dengan melibatkan DPRD bersama Dinas Pendidikan. Saat itu, kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat bagi pengembangan wawasan kepala sekolah.

Namun, program tersebut tidak lagi berjalan dalam beberapa tahun terakhir sehingga diharapkan dapat dihidupkan kembali melalui dukungan anggaran pemerintah daerah.

“Program seperti ini pernah dilaksanakan pada 2017 bersama komisi terkait di DPRD. Karena manfaatnya cukup besar, kami berharap dapat kembali dianggarkan agar kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya terus meningkat,” tandasnya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mendorong Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mengalokasikan anggaran untuk program studi banding bagi kepala sekolah SD dan SMP sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

“Salah satu aspirasi yang kami terima saat menghadiri pertemuan rutin kepala sekolah SDN se-Kota Palangka Raya, adalah perlunya kembali menghadirkan program studi banding bagi kepala sekolah ke daerah lain yang memiliki kemajuan di bidang pendidikan,” ujar Arif.

Ia melihat, berbagai masukan yang disampaikan para kepala sekolah didominasi kebutuhan peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan penguatan kompetensi kepala sekolah agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Ketahanan Pangan Jadi Fokus, DPRD Palangka Raya Apresiasi Program Tanam Jagung

Menurutnya, hal tersebut demi meningkatkan inovasi di masing-masing sekolah agar kedepan metode pembelajaran dapat lebih maju dan memudahkan siswa.

“Kami meminta Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dapat menganggarkan program studi banding bagi kepala sekolah SD maupun SMP ke sejumlah provinsi yang memiliki sistem pendidikan lebih maju,” ujarnya pada Jumat (24/7).

Arif menilai, melalui studi banding para kepala sekolah dapat melihat secara langsung berbagai inovasi, pola pengelolaan sekolah, hingga strategi peningkatan mutu pembelajaran yang diterapkan di daerah lain.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi untuk diterapkan di sekolah-sekolah di Kota Palangka Raya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

“Tujuannya agar mereka bisa melihat kemajuan pendidikan di daerah lain, kemudian mengadopsi hal-hal yang baik untuk diterapkan di Kota Palangka Raya,” katanya.

Baca Juga :  Empat Pasal Mengalami Penyesuaian

Ia mengungkapkan, program serupa pernah dilaksanakan pada 2017 dengan melibatkan DPRD bersama Dinas Pendidikan. Saat itu, kegiatan tersebut dinilai memberikan manfaat bagi pengembangan wawasan kepala sekolah.

Namun, program tersebut tidak lagi berjalan dalam beberapa tahun terakhir sehingga diharapkan dapat dihidupkan kembali melalui dukungan anggaran pemerintah daerah.

“Program seperti ini pernah dilaksanakan pada 2017 bersama komisi terkait di DPRD. Karena manfaatnya cukup besar, kami berharap dapat kembali dianggarkan agar kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya terus meningkat,” tandasnya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru