PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat kembali menjalankan Program Universal Health Coverage (UHC) pada tahun anggaran 2027 guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami berharap Pemko Palangka Raya pada tahun anggaran 2027 dapat kembali melaksanakan Program UHC, agar masyarakat lebih mudah memperoleh layanan kesehatan,” katanya, Selasa (23/6/2026).
Harapan tersebut disampaikan setelah Komisi III DPRD Kota Palangka Raya melaksanakan studi banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala (Batola). Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga memperoleh informasi terkait keberlanjutan program pelayanan kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah setempat.
Menurut Arif, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala masih mempertahankan Program UHC melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga masyarakat tetap memperoleh jaminan pelayanan kesehatan yang luas.
“Program UHC di Barito Kuala masih berjalan dan menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai keberlangsungan program tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menyusun kebijakan sektor kesehatan pada tahun-tahun mendatang.
Program UHC sendiri merupakan sistem jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala kemampuan ekonomi.
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dapat kembali menjalankan Program Universal Health Coverage (UHC) pada tahun anggaran 2027 guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami berharap Pemko Palangka Raya pada tahun anggaran 2027 dapat kembali melaksanakan Program UHC, agar masyarakat lebih mudah memperoleh layanan kesehatan,” katanya, Selasa (23/6/2026).
Harapan tersebut disampaikan setelah Komisi III DPRD Kota Palangka Raya melaksanakan studi banding ke Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala (Batola). Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga memperoleh informasi terkait keberlanjutan program pelayanan kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah setempat.
Menurut Arif, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala masih mempertahankan Program UHC melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga masyarakat tetap memperoleh jaminan pelayanan kesehatan yang luas.
“Program UHC di Barito Kuala masih berjalan dan menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai keberlangsungan program tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menyusun kebijakan sektor kesehatan pada tahun-tahun mendatang.
Program UHC sendiri merupakan sistem jaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak tanpa terkendala kemampuan ekonomi.