DPRD Palangka Raya Dorong Rehabilitasi Narkoba Berbasis Keterampilan Kerja

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rehabilitasi penyalahguna narkoba tidak cukup hanya diukur dari pulihnya kondisi kesehatan.

Penting juga memastikan mereka mampu kembali hidup mandiri, bekerja, dan diterima di tengah masyarakat.

Hal ini yang menjadi perhatian Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah.

Menurut Dede, program pemberdayaan keterampilan menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi agar para klien memiliki bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pemulihan.

Dengan memiliki kemampuan kerja dan peluang memperoleh penghasilan, risiko kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dapat menurun

“Pelatihan keterampilan kerja menjadi bekal penting agar para klien memiliki kemampuan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat dan terhindar dari risiko penyalahgunaan narkoba kembali,” ucapnya pada Kamis (9/7/2026).

Baca Juga :  PPDB 2025 Masih Dihadang Zonasi, DPRD Dorong Perbaikan Sistem

Dede mengapresiasi kehadiran Wahana Anti Narkoba (WAN) Center yang baru diresmikan Pemerintah Kota Palangka Raya. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan penyalahgunaan narkoba.

Electronic money exchangers listing

Meski demikian, ia menegaskan rehabilitasi harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memulihkan kondisi fisik, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri, kemampuan sosial, serta kemandirian ekonomi para klien.

“Ketika seseorang memiliki pekerjaan, keterampilan, dan tujuan hidup yang jelas, maka peluang untuk kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba tentu akan semakin kecil,” ujarnya.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rehabilitasi penyalahguna narkoba tidak cukup hanya diukur dari pulihnya kondisi kesehatan.

Penting juga memastikan mereka mampu kembali hidup mandiri, bekerja, dan diterima di tengah masyarakat.

Hal ini yang menjadi perhatian Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah.

Electronic money exchangers listing

Menurut Dede, program pemberdayaan keterampilan menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi agar para klien memiliki bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pemulihan.

Dengan memiliki kemampuan kerja dan peluang memperoleh penghasilan, risiko kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dapat menurun

“Pelatihan keterampilan kerja menjadi bekal penting agar para klien memiliki kemampuan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat dan terhindar dari risiko penyalahgunaan narkoba kembali,” ucapnya pada Kamis (9/7/2026).

Baca Juga :  PPDB 2025 Masih Dihadang Zonasi, DPRD Dorong Perbaikan Sistem

Dede mengapresiasi kehadiran Wahana Anti Narkoba (WAN) Center yang baru diresmikan Pemerintah Kota Palangka Raya. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanganan penyalahgunaan narkoba.

Meski demikian, ia menegaskan rehabilitasi harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memulihkan kondisi fisik, tetapi juga membangun kembali kepercayaan diri, kemampuan sosial, serta kemandirian ekonomi para klien.

“Ketika seseorang memiliki pekerjaan, keterampilan, dan tujuan hidup yang jelas, maka peluang untuk kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba tentu akan semakin kecil,” ujarnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru