PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya memperluas layanan rumah oksigen di tengah kondisi kabut asap mendapat perhatian dari DPRD Kota Palangka Raya.
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu. Menyambut baik langkah pemerintah yang menambah titik layanan rumah oksigen hingga ke lingkungan masyarakat, termasuk melalui fasilitas kelurahan dan posyandu.
Menurut Hap. Keberadaan rumah oksigen menjadi penting untuk membantu masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan akses oksigen ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
“Dengan kondisi udara seperti sekarang, akses oksigen harus mudah dijangkau masyarakat. Jangan sampai warga yang membutuhkan justru kesulitan mendapatkan layanan karena jaraknya terlalu jauh,” ujar Hap, Selasa (6/10/2026).
Ia menilai. Perluasan layanan tersebut tidak cukup hanya dengan menambah lokasi. Pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan peralatan, pasokan oksigen hingga kesiapan petugas yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hap mengatakan, pemetaan wilayah yang terdampak kabut asap juga perlu dilakukan secara berkala. Hal itu penting agar penempatan fasilitas rumah oksigen dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Yang terpenting bukan hanya jumlahnya bertambah, tetapi keberadaannya benar-benar memberikan manfaat dan mudah diakses masyarakat,” katanya.
Menurutnya, rumah oksigen merupakan salah satu bentuk pelayanan yang dibutuhkan masyarakat saat kualitas udara mengalami penurunan. Karena itu, keberadaan fasilitas tersebut harus dipastikan dapat berfungsi secara optimal ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Hap berharap, perluasan layanan rumah oksigen juga dibarengi dengan upaya penanganan kabut asap secara menyeluruh.
Menurutnya, pelayanan oksigen merupakan bagian dari penanganan dampak, sementara sumber persoalan berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga harus terus ditekan.
“Pelayanan kepada masyarakat tetap harus diperkuat, tetapi penanganan karhutla dan pencegahan agar asap tidak semakin meluas juga harus berjalan bersamaan,” tutupnya. (jef)


