SAMPIT,
PROKALTENG.CO– Anggota
Komisi III DPRD Kabupaten Kotim, Riskon Fabiansyah, menilai kerja sama
pemerintah daerah dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotim untuk mendukung
kegiatan nasional vaksinasi Covid-19 sudah tepat. Kerja sama itu dalam bentuk
sinkronasi data penduduk.
“Saat ini kita
ketahui KPU Kabupaten Kotim tengah mempersiapkan data pemilih untuk mendukung
kegiatan nasional yakni vaksinasi Covid-19, maka dengan adanya kerja sama ini
data pemilih dan vaksinasi nanti sesuai dengan yang diharapakan pemerintah daerah,”
ujarnya Minggu (14/2).
Menurutnya, kerja sama
pemerintah, KPU dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim
dalam rangka mensinkronkan data penduduk yang akan mendapatkan vaksin Covid-19
cukup tepat. Namun, akan lebih baik lagi bila data yang dipilih dan di
prioritaskan adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ada di Dinas
Sosial.
“Dinas Sosial
harus dilibatkan juga, karena DTKS itu
berisi data masyarakat setempat yang kurang mampu. Jadi, alangkah lebih baik
masyarakat yang ada di DTKS itu menjadi rujukan data yang akan mendapatkan
vaksin Covid-19 terlebih dahulu,” ucap Riskon.
Politikus muda Partai
Golkar ini juga mengatakan, dari segi ekonomi, mereka yang terdaftar di DTKS
tentu saja tidak mampu. Sehingga ini sangat efektif untuk digunakan, dan DTKS
untuk program perlindungan sosial adalah sistem data elektronik yang memuat
informasi sosial, ekonomi dan demografi dari sekitar 99 juta individu dengan
status kesejahteraan terendah di Indonesia.
“Sumber utama DTKS
adalah hasil kegiatan pemutakhiran basis data terpadu (PBDT) yang dilaksnakan
oleh Badan Pusat Statistik (BPS),†jelasnya.
Sdah seharusnya DTKS digunakan untuk memperbaiki
kualitas penetapan sasaran program-program perlindungan sosial. “DTKS membantu
perencanaan program, memperbaiki penggunaan anggaran, dan sumber daya program
perlindungan sosial,” tutupnya.