30.9 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Memprihatinkan, Kotim Zona Merah Peredaran Narkotika

SAMPIT,
PROKALTENG.CO
-Baru-
baru ini jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) kembali berhasil mengungkap
beberapa kasus narkoba. Di antaranya kasus penyalahgunaan sabu-sabu yang masih
saja terjadi di wilayah hukum setempat.

Anggota Komisi I DPRD
Kabupaten Kotim, Sutik, memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran
Satnarkoba Polres Kotim yang terus mengungkap kasus narkoba dengan beberapa
tersangka serta barang bukti yang cukup mencolok.

“Kami sangat
berikan apresiasi terhadap kegigihan aparat kepolisian dalam mengungkap dan
memutus mata rantai peredaran narkotika di daerah ini. Kita ketahui saat ini
selain kasus Carnovhen, kasus sabu-sabu juga masih terus terjadi hingga saat
ini,” ujar Sutik, Rabu (10/2).

Politikus Partai
Gerindra ini juga mendorong agar warga masyarakat juga terus aktif dalam
membantu petugas kepolisian untuk memutus matai rantai peredaran barang haram
tersebut di wilayah masing-masing. “Apalagi saat ini narkotika ini sudah
masuk sampai ke pedalaman, maka peran kepolisian tentunya akan lebih maksimal
apabila dibantu oleh masyarakat,” ucapan Sutik.

Baca Juga :  Koperasi Jangan Membebani Anggota dengan Bunga Pinjaman Tinggi

Menurutnya, kasus
narkotika di Kabupaten Kotim ini masuk dalam kategori memperihatinkan atau
merupakan zona merah. Hal ini terlihat dari hasil tangkapan atau pengungkapan
kasus oleh kepolisian dalam tahun 2021 ini.

“Saya melihat jajaran Polres Kotim dalam
mengungkap kasus narkoba selang beberapa hari saja. Ini tentunya membuat kita
semua juga merasa miris akan hal ini. Namun demikian harus ada upaya pencegahan
dan antisipasi secara bersama-sama,” tutupnya.

SAMPIT,
PROKALTENG.CO
-Baru-
baru ini jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) kembali berhasil mengungkap
beberapa kasus narkoba. Di antaranya kasus penyalahgunaan sabu-sabu yang masih
saja terjadi di wilayah hukum setempat.

Anggota Komisi I DPRD
Kabupaten Kotim, Sutik, memberikan apresiasi terhadap kinerja jajaran
Satnarkoba Polres Kotim yang terus mengungkap kasus narkoba dengan beberapa
tersangka serta barang bukti yang cukup mencolok.

“Kami sangat
berikan apresiasi terhadap kegigihan aparat kepolisian dalam mengungkap dan
memutus mata rantai peredaran narkotika di daerah ini. Kita ketahui saat ini
selain kasus Carnovhen, kasus sabu-sabu juga masih terus terjadi hingga saat
ini,” ujar Sutik, Rabu (10/2).

Politikus Partai
Gerindra ini juga mendorong agar warga masyarakat juga terus aktif dalam
membantu petugas kepolisian untuk memutus matai rantai peredaran barang haram
tersebut di wilayah masing-masing. “Apalagi saat ini narkotika ini sudah
masuk sampai ke pedalaman, maka peran kepolisian tentunya akan lebih maksimal
apabila dibantu oleh masyarakat,” ucapan Sutik.

Baca Juga :  Koperasi Jangan Membebani Anggota dengan Bunga Pinjaman Tinggi

Menurutnya, kasus
narkotika di Kabupaten Kotim ini masuk dalam kategori memperihatinkan atau
merupakan zona merah. Hal ini terlihat dari hasil tangkapan atau pengungkapan
kasus oleh kepolisian dalam tahun 2021 ini.

“Saya melihat jajaran Polres Kotim dalam
mengungkap kasus narkoba selang beberapa hari saja. Ini tentunya membuat kita
semua juga merasa miris akan hal ini. Namun demikian harus ada upaya pencegahan
dan antisipasi secara bersama-sama,” tutupnya.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru