34.6 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

Pembagian Bantuan Masyarakat Terdampak Banjir Harus Merata

SAMPIT, PROKALTENG.CO- Saat ini banjir sudah merendam tujuh Kecamatan di wilayah utara Kabupaten  Kotawaringin Timur (Kotim) yaitu Kecamatan Telaga Antang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, Antang Kalang, Tualan Hulu, Parenggean dan Kota Besi, Ketinggian airnya pun bervariasi hingga mencapai 2 meter.

Anggota DPRD Kabupaten Kotim Juliansyah meminta pemerintah daerah maupun provinsi   agar penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak korban banjir di wilayah utara harus merata, karena menurut informasi masih ada desa yang masih belum menerima bantuan.

"Kami meminta pembagian bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak korban banjir harus merata, dan jangan sampai ada masyarakat yang tidak kebagian, menurut informasi ada desa yang masih belum menerima bantuan," ujar Juliansyah saat dibincangi diruang kerjanya Rabu (8/9)

Baca Juga :  Awasi dan Teliti Perizinan TUKS-Tersus yang Beroperasi

Menurutnya penyaluran bantuan dianggap tidak terorganisir dengan baik sehingga menyebabkan ada desa yang tidak menerima bantuan dan hanya mendengar bantuan untuk desa tetangganya saja, ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pembagian bantuan sembako.

“Masyarakat yang terdampak akan banjir saat ini membutuhkan sembako, bahan makanan dan obat-obatan, tetapi sayangnya ada desa-desa yang mungkin terlewati penyaluran bantuannya, baik itu dari pemerintah daerah, provinsi maupun pihak ketiga, maka dari itu hal ini harus di perhatikan oleh intansi terkait," ucap Juliansyah.

Sekertaris Fraksi Partai Gerindra ini juga mengatakan peran serta dan uluran tangan dari masyarakat khususnya di daerah perkotaan sangat diperlukan saat ini, karena banjir kali ini yang melanda kemungkinan membuat warga cukup menderita, hampir  beberapa pekan terakhir ini warga sudah tidak bisa beraktifitas atau bekerja, sehingga bantuan sembako dan bahan makanan dan  lainnya sangat diperlukan.

Baca Juga :  Pembangunan dan Penguatan Pondasi SDM Berawal dari Jenjang Sekolah

Pihaknya juga berharap kepada pihak swasta yang berinvestasi di Kotim seperti  perusahaan perkebunan ataupun yang lainnya agar dapat membantu warga di sekitarnya baik berupa sembako atau makanan lainnya, yang sifatnya untuk bertahan hidup.

SAMPIT, PROKALTENG.CO- Saat ini banjir sudah merendam tujuh Kecamatan di wilayah utara Kabupaten  Kotawaringin Timur (Kotim) yaitu Kecamatan Telaga Antang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, Antang Kalang, Tualan Hulu, Parenggean dan Kota Besi, Ketinggian airnya pun bervariasi hingga mencapai 2 meter.

Anggota DPRD Kabupaten Kotim Juliansyah meminta pemerintah daerah maupun provinsi   agar penyaluran bantuan logistik berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak korban banjir di wilayah utara harus merata, karena menurut informasi masih ada desa yang masih belum menerima bantuan.

"Kami meminta pembagian bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak korban banjir harus merata, dan jangan sampai ada masyarakat yang tidak kebagian, menurut informasi ada desa yang masih belum menerima bantuan," ujar Juliansyah saat dibincangi diruang kerjanya Rabu (8/9)

Baca Juga :  Awasi dan Teliti Perizinan TUKS-Tersus yang Beroperasi

Menurutnya penyaluran bantuan dianggap tidak terorganisir dengan baik sehingga menyebabkan ada desa yang tidak menerima bantuan dan hanya mendengar bantuan untuk desa tetangganya saja, ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dalam pembagian bantuan sembako.

“Masyarakat yang terdampak akan banjir saat ini membutuhkan sembako, bahan makanan dan obat-obatan, tetapi sayangnya ada desa-desa yang mungkin terlewati penyaluran bantuannya, baik itu dari pemerintah daerah, provinsi maupun pihak ketiga, maka dari itu hal ini harus di perhatikan oleh intansi terkait," ucap Juliansyah.

Sekertaris Fraksi Partai Gerindra ini juga mengatakan peran serta dan uluran tangan dari masyarakat khususnya di daerah perkotaan sangat diperlukan saat ini, karena banjir kali ini yang melanda kemungkinan membuat warga cukup menderita, hampir  beberapa pekan terakhir ini warga sudah tidak bisa beraktifitas atau bekerja, sehingga bantuan sembako dan bahan makanan dan  lainnya sangat diperlukan.

Baca Juga :  Pembangunan dan Penguatan Pondasi SDM Berawal dari Jenjang Sekolah

Pihaknya juga berharap kepada pihak swasta yang berinvestasi di Kotim seperti  perusahaan perkebunan ataupun yang lainnya agar dapat membantu warga di sekitarnya baik berupa sembako atau makanan lainnya, yang sifatnya untuk bertahan hidup.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru