30.3 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Perlu Antisipasi Dampak Banjir di Lahan Pertanian

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Bendi, menyampaikan keprihatinannya terkait cuaca buruk dan hujan deras yang melanda Kabupaten Kapuas dalam durasi yang lama. Ia menekankan perlunya antisipasi terhadap potensi banjir yang dapat memengaruhi tidak hanya pemukiman, tetapi juga lahan pertanian.

“Kita perlu mengantisipasi terutama terhadap lahan pertanian,” ujar Bendi.

Legislator dari Partai Gerindra ini menegaskan bahwa langkah antisipasi harus di- ambil untuk kepentingan masyarakat, mengingat sektor pertanian menjadi mata pencaharian utama masyara- kat dan perlu diperhatikan agar tidak terdampak.

“Kami berharap ada solusi dan tindakan konkret dari pemerintah daerah dalam menghadapi potensi banjir ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik di Kapuas Dikeluhkan Warga

Pria dengan julukan akrab Beben itu, memberikan contoh bahwa lahan di Kecamatan Dadahup, Kapuas Murung, dan Pulau Petak rentan terdampak banjir. Oleh karena itu, ia mendesak agar tindakan preventif diambil untuk melindungi lahan pertanian dan menghindari potensi kegagalan panen.

“Jika terjadi banjir, risiko kegagalan panen sangat mungkin terjadi,” tegasnya.

Beben pun menambahkan bahwa selama musim hujan, genangan air di lahan pertanian dapat merusak tanaman, bahkan menyebabkan gagal panen.

“Semoga cuaca dapat bersahabat dan hasil pertanian dapat meningkat,” harapnya. (alh/kpg/hnd)

KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Bendi, menyampaikan keprihatinannya terkait cuaca buruk dan hujan deras yang melanda Kabupaten Kapuas dalam durasi yang lama. Ia menekankan perlunya antisipasi terhadap potensi banjir yang dapat memengaruhi tidak hanya pemukiman, tetapi juga lahan pertanian.

“Kita perlu mengantisipasi terutama terhadap lahan pertanian,” ujar Bendi.

Legislator dari Partai Gerindra ini menegaskan bahwa langkah antisipasi harus di- ambil untuk kepentingan masyarakat, mengingat sektor pertanian menjadi mata pencaharian utama masyara- kat dan perlu diperhatikan agar tidak terdampak.

“Kami berharap ada solusi dan tindakan konkret dari pemerintah daerah dalam menghadapi potensi banjir ini,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik di Kapuas Dikeluhkan Warga

Pria dengan julukan akrab Beben itu, memberikan contoh bahwa lahan di Kecamatan Dadahup, Kapuas Murung, dan Pulau Petak rentan terdampak banjir. Oleh karena itu, ia mendesak agar tindakan preventif diambil untuk melindungi lahan pertanian dan menghindari potensi kegagalan panen.

“Jika terjadi banjir, risiko kegagalan panen sangat mungkin terjadi,” tegasnya.

Beben pun menambahkan bahwa selama musim hujan, genangan air di lahan pertanian dapat merusak tanaman, bahkan menyebabkan gagal panen.

“Semoga cuaca dapat bersahabat dan hasil pertanian dapat meningkat,” harapnya. (alh/kpg/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru